١٨ - بَابُ النَّهۡيِ عَنۡ الۡاِسۡتِنۡجَاءِ بِالۡيَمِينِ
18. Bab larangan istinja menggunakan tangan kanan
٦٣ – (٢٦٧) - حَدَّثَنَا يَحۡيَىٰ بۡنُ يَحۡيَىٰ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ
الرَّحۡمَٰنِ بۡنُ مَهۡدِيٍّ، عَنۡ هَمَّامٍ، عَنۡ يَحۡيَىٰ بۡنِ أَبِي
كَثِيرٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِيهِ؛ قَالَ: قَالَ
رَسُولُ اللهِ ﷺ: (لَا يُمۡسِكَنَّ أَحَدُكُمۡ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ وَهُوَ
يَبُولُ، وَلَا يَتَمَسَّحۡ مِنَ الۡخَلَاءِ بِيَمِينِهِ، وَلَا يَتَنَفَّسۡ
فِي الۡإِنَاءِ).
63. (267). Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami: ‘Abdurrahman bin
Mahdi mengabarkan kepada kami dari Hammam, dari Yahya bin Abu Katsir, dari
‘Abdullah bin Abu Qatadah, dari ayahnya. Beliau mengatakan: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Janganlah salah seorang kalian memegang zakarnya menggunakan
tangan kanannya ketika kencing! Jangan pula istinja dari buang air menggunakan
tangan kanannya! Jangan pula bernafas di dalam bejana!”
٦٤ – (...) - حَدَّثَنَا يَحۡيَىٰ بۡنُ يَحۡيَىٰ: أَخۡبَرَنَا وَكِيعٌ، عَنۡ
هِشَامٍ الدَّسۡتَوَائِيِّ، عَنۡ يَحۡيَىٰ بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنۡ عَبۡدِ
اللهِ بۡنِ أَبِي قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِيهِ؛ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ:
(إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الۡخَلَاءَ فَلَا يَمَسَّ ذَكَرَهُ
بِيَمِينِهِ).
64. Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami: Waki’ mengabarkan kepada
kami dari Hisyam Ad-Dustuwa`i, dari Yahya bin Abu Katsir, dari ‘Abdullah bin
Abu Qatadah, dari ayahnya. Beliau mengatakan: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Apabila salah seorang kalian masuk ke tempat buang air, jangan
menyentuh zakarnya menggunakan tangan kanannya!”
٦٥ – (...) - حَدَّثَنَا ابۡنُ أَبِي عُمَرَ: حَدَّثَنَا الثَّقَفِيُّ عَنۡ
أَيُّوبَ، عَنۡ يَحۡيَىٰ بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ أَبِي
قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِي قَتَادَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ نَهَىٰ أَنۡ يَتَنَفَّسَ
فِي الۡإِنَاءِ، وَأَنۡ يَمَسَّ ذَكَرَهُ بِيَمِينِهِ، وَأَنۡ يَسۡتَطِيبَ
بِيَمِينِهِ.
65. Ibnu Abu ‘Umar telah menceritakan kepada kami: Ats-Tsaqafi menceritakan
kepada kami dari Ayyub, dari Yahya bin Abu Katsir, dari ‘Abdullah bin Abu
Qatadah, dari Abu Qatadah, bahwa Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—melarang bernafas di dalam bejana, melarang menyentuh zakarnya menggunakan
tangan kanannya, dan melarang beristinja menggunakan tangan kanannya.
١٦ - بَابُ كَرَاهَةِ التَّنَفُّسِ فِي نَفۡسِ الۡإِنَاءِ وَاسۡتِحۡبَابِ
التَّنَفُّسِ ثَلَاثًا خَارِجَ الۡإِنَاءِ
16. Bab Makruhnya Bernapas di Dalam Wadah dan Kesunahan Bernapas Tiga Kali
di Luar Wadah
١٢١ - (٢٦٧) - حَدَّثَنَا ابۡنُ أَبِي عُمَرَ: حَدَّثَنَا الثَّقَفِيُّ، عَنۡ
أَيُّوبَ، عَنۡ يَحۡيَىٰ بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ أَبِي
قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِيهِ، أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ نَهَىٰ أَنۡ يُتَنَفَّسَ فِي
الۡإِنَاءِ.
121. (267). Ibnu Abu ‘Umar telah menceritakan kepada kami: Ats-Tsaqafi
menceritakan kepada kami dari Ayyub, dari Yahya bin Abu Katsir, dari ‘Abdullah
bin Abu Qatadah, dari ayahnya, bahwa Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—melarang bernapas di dalam wadah.