Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadits nomor 4799

١٠ - بَابٌ قَوۡلُهُ: ﴿لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوۡا مُوسَى﴾ ۝٦٩
10. Bab firman Allah, “Janganlah kalian menjadi seperti orang-orang yang menyakiti Musa” (QS. Al-Ahzab: 69)


٤٧٩٩ - حَدَّثَنَا إِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ: أَخۡبَرَنَا رَوۡحُ بۡنُ عُبَادَةَ: حَدَّثَنَا عَوۡفٌ، عَنِ الۡحَسَنِ وَمُحَمَّدٍ وَخِلَاسٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (إِنَّ مُوسَى كَانَ رَجُلًا حَيِيًّا، وَذٰلِكَ قَوۡلُهُ تَعَالَى: ﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَكُونُوا كَالَّذِينَ آذَوۡا مُوسَى فَبَرَّأَهُ اللهُ مِمَّا قَالُوا وَكَانَ عِنۡدَ اللهِ وَجِيهًا﴾). [طرفه في: ٢٧٨]. 

4799. Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami: Rauh bin ‘Ubadah mengabarkan kepada kami: ‘Auf menceritakan kepada kami dari Al-Hasan, Muhammad, dan Khilas, dari Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau mengatakan: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Sesungguhnya Nabi Musa adalah seorang pria yang sangat pemalu… Itulah firman Allah taala, ‘Wahai sekalian orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadi seperti orang-orang yang telah menyakiti Musa. Maka Allah membersihkannya dari tuduhan mereka. Musa adalah orang yang memiliki kedudukan terhormat di sisi Allah.’”