Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2197

٨٦ - بَابُ بَيۡعِ النَّخۡلِ قَبۡلَ أَنۡ يَبۡدُوَ صَلَاحُهَا
86. Bab Jual Beli Pohon Kurma Sebelum Tampak Kelayakan (Matang) Buahnya


٢١٩٧ - حَدَّثَنِي عَلِيُّ بۡنُ الۡهَيۡثَمِ: حَدَّثَنَا مُعَلًّى: حَدَّثَنَا هُشَيۡمٌ: أَخۡبَرَنَا حُمَيۡدٌ: حَدَّثَنَا أَنَسُ بۡنُ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ: أَنَّهُ نَهَى عَنۡ بَيۡعِ الثَّمَرَةِ حَتَّى يَبۡدُوَ صَلَاحُهَا، وَعَنِ النَّخۡلِ حَتَّى يَزۡهُوَ. قِيلَ: وَمَا يَزۡهُو؟ قَالَ: يَحۡمَارُّ أَوۡ يَصۡفَارُّ. [طرفه في: ١٤٨٨].

2197. ‘Ali bin Al-Haitsam telah menceritakan kepadaku: Mu’alla menceritakan kepada kami: Husyaim menceritakan kepada kami: Humaid mengabarkan kepada kami: Anas bin Malik—radhiyallahu ‘anhu—menceritakan kepada kami dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—: Beliau melarang menjual buah-buahan sampai tampak kelayakannya dan (melarang menjual) pohon kurma sampai yazhuwa.

(Anas) ditanya, “Apa itu yazhuwa?”

Anas menjawab, “Memerah atau menguning.”