٦ - بَابُ إِثۡمِ مَنۡ مَنَعَ ابۡنَ السَّبِيلِ مِنَ الۡمَاءِ
6. Bab Dosa Orang yang Menahan Air dari Ibnusabil
٢٣٥٨ - حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡوَاحِدِ
بۡنُ زِيَادٍ، عَنِ الۡأَعۡمَشِ قَالَ: سَمِعۡتُ أَبَا صَالِحٍ يَقُولُ:
سَمِعۡتُ أَبَا هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ
ﷺ: (ثَلَاثَةٌ لَا يَنۡظُرُ اللهُ إِلَيۡهِمۡ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ وَلَا
يُزَكِّيهِمۡ وَلَهُمۡ عَذَابٌ أَلِيمٌ: رَجُلٌ كَانَ لَهُ فَضۡلُ مَاءٍ
بِالطَّرِيقِ فَمَنَعَهُ مِنِ ابۡنِ السَّبِيلِ، وَرَجُلٌ بَايَعَ إِمَامًا لَا
يُبَايِعُهُ إِلَّا لِدُنۡيَا، فَإِنۡ أَعۡطَاهُ مِنۡهَا رَضِيَ وَإِنۡ لَمۡ
يُعۡطِهِ مِنۡهَا سَخِطَ، وَرَجُلٌ أَقَامَ سِلۡعَتَهُ بَعۡدَ الۡعَصۡرِ
فَقَالَ: وَاللهِ الَّذِي لَا إِلٰهَ غَيۡرُهُ، لَقَدۡ أَعۡطَيۡتُ بِهَا كَذَا
وَكَذَا، فَصَدَّقَهُ رَجُلٌ). ثُمَّ قَرَأَ هٰذِهِ الۡآيَةَ: ﴿إِنَّ
الَّذِينَ يَشۡتَرُونَ بِعَهۡدِ اللهِ وَأَيۡمَانِهِمۡ ثَمَنًا قَلِيلًا﴾ [آل
عمران: ٧٧].
2358. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami: ‘Abdul Wahid bin Ziyad
menceritakan kepada kami dari Al-A’masy. Ia berkata: Aku mendengar Abu Shalih
berkata: Aku mendengar Abu Hurairah—radhiyallahu 'anhu—berkata:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Ada tiga golongan yang
Allah tidak akan melihat kepada mereka pada hari kiamat, tidak akan menyucikan
mereka, dan bagi mereka azab yang pedih: (1) seseorang yang memiliki kelebihan
air di jalan lalu ia menahannya dari ibnusabil; (2) seseorang yang membaiat
seorang pemimpin yang tidaklah ia membaiatnya melainkan demi dunia, jika
pemimpin itu memberinya bagian dari dunia maka ia rida, dan jika pemimpin itu
tidak memberinya bagian dari dunia maka ia marah; serta (3) seseorang yang
menawarkan barang dagangannya setelah asar lalu ia berkata, ‘Demi Allah yang
tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Dia, sungguh aku telah ditawar
dengan harga sekian dan sekian untuk barang ini,’ lalu ada orang yang
memercayainya.”
Kemudian beliau membaca ayat ini, “Sesungguhnya orang-orang yang
memperjualbelikan janji Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang
murah” (QS Ali ‘Imran: 77).