٨ - بَابُ شُرۡبِ الۡأَعۡلَى قَبۡلَ الۡأَسۡفَلِ
8. Bab Pengairan Lahan yang Lebih Tinggi Sebelum Lahan yang Lebih Rendah
٢٣٦١ - حَدَّثَنَا عَبۡدَانُ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ اللهِ: أَخۡبَرَنَا
مَعۡمَرٌ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ، عَنۡ عُرۡوَةَ قَالَ: خَاصَمَ الزُّبَيۡرَ رَجُلٌ
مِنَ الۡأَنۡصَارِ، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (يَا زُبَيۡرُ، اسۡقِ ثُمَّ
أَرۡسِلۡ). فَقَالَ الۡأَنۡصَارِيُّ: إِنَّهُ ابۡنُ عَمَّتِكَ، فَقَالَ
عَلَيۡهِ الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ: (اسۡقِ يَا زُبَيۡرُ، حَتَّى يَبۡلُغَ
الۡمَاءُ الۡجَدۡرَ، ثُمَّ أَمۡسِكۡ). فَقَالَ الزُّبَيۡرُ: فَأَحۡسِبُ هٰذِهِ
الۡآيَةَ نَزَلَتۡ فِي ذٰلِكَ: ﴿فَلَا وَرَبِّكَ لَا يُؤۡمِنُونَ حَتَّى
يُحَكِّمُوكَ فِيمَا شَجَرَ بَيۡنَهُمۡ﴾ [النساء: ٦٥]. [طرفه في: ٢٣٦٠].
2361. ‘Abdan telah menceritakan kepada kami: ‘Abdullah mengabarkan kepada
kami: Ma’mar mengabarkan kepada kami dari Az-Zuhri, dari ‘Urwah. Ia berkata:
Ada seorang laki-laki dari kalangan Ansar berselisih dengan Az-Zubair. Lalu
Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Wahai Zubair, airilah
(kebunmu) kemudian alirkanlah!”
Orang Ansar itu berkata, “Apakah karena ia adalah anak bibimu?”
Maka beliau—‘alaihish-shalatu was-salam—bersabda, “Airilah (kebunmu) wahai
Zubair, sampai air menggenang setinggi dinding pembatas tanah, lalu tahanlah!”
Az-Zubair berkata: Maka aku mengira ayat berikut ini turun berkenaan dengan
peristiwa tersebut: “Maka demi Rabmu, mereka tidak beriman sebelum mereka
menjadikan engkau (Muhammad) sebagai hakim dalam perkara yang mereka
perselisihkan.” (QS An-Nisa’: 65).