١٤ - بَابُ بَيۡعِ الۡحَطَبِ وَالۡكَلَإِ
14. Bab Menjual Kayu Bakar dan Rumput
٢٣٧٣ - حَدَّثَنَا مُعَلَّى بۡنُ أَسَدٍ: حَدَّثَنَا وُهَيۡبٌ، عَنۡ هِشَامٍ،
عَنۡ أَبِيهِ، عَنِ الزُّبَيۡرِ بۡنِ الۡعَوَّامِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، عَنِ
النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (لَأَنۡ يَأۡخُذَ أَحَدُكُمۡ أَحۡبُلًا، فَيَأۡخُذَ
حُزۡمَةً مِنۡ حَطَبٍ فَيَبِيعَ، فَيَكُفَّ اللهُ بِهِ وَجۡهَهُ، خَيۡرٌ مِنۡ
أَنۡ يَسۡأَلَ النَّاسَ، أُعۡطِيَ أَمۡ مُنِعَ). [طرفه في:
١٤٧١].
2373. Mu’alla bin Asad telah menceritakan kepada kami: Wuhaib menceritakan
kepada kami dari Hisyam, dari ayahnya, dari Az-Zubair bin
Al-‘Awwam—radhiyallahu ‘anhu—, dari Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—. Beliau bersabda, “Sungguh, seandainya salah seorang di antara kalian
mengambil beberapa utas tali, lalu membawa seikat kayu bakar kemudian
menjualnya, sehingga dengan itu Allah menjaga kehormatan dirinya, hal itu
lebih baik baginya daripada dia meminta-minta kepada orang-orang, baik mereka
memberinya atau menolaknya.”
٢٣٧٤ - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ بُكَيۡرٍ: حَدَّثَنَا اللَّيۡثُ، عَنۡ
عُقَيۡلٍ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ، عَنۡ أَبِي عُبَيۡدٍ مَوۡلَى عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ
بۡنِ عَوۡفٍ: أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ يَقُولُ:
قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (لَأَنۡ يَحۡتَطِبَ أَحَدُكُمۡ حُزۡمَةً عَلَى
ظَهۡرِهِ، خَيۡرٌ لَهُ مِنۡ أَنۡ يَسۡأَلَ أَحَدًا فَيُعۡطِيَهُ أَوۡ
يَمۡنَعَهُ). [طرفه في:
١٤٧٠].
2374. Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada kami: Al-Laits menceritakan
kepada kami dari ‘Uqail, dari Ibnu Syihab, dari Abu ‘Ubaid budak yang
dimerdekakan ‘Abdurrahman bin ‘Auf: Dia mendengar Abu Hurairah—radhiyallahu
‘anhu—berkata:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Sungguh, seandainya salah
seorang di antara kalian mencari kayu bakar lalu memikul seikat kayu itu di
atas punggungnya, hal itu lebih baik baginya daripada dia meminta-minta kepada
seseorang, baik orang itu memberinya atau menolaknya.”