Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2313

١٢ - بَابُ الۡوَكَالَةِ فِي الۡوَقۡفِ وَنَفَقَتِهِ، وَأَنۡ يُطۡعِمَ صَدِيقًا لَهُ وَيَأۡكُلَ بِالۡمَعۡرُوفِ
12. Bab Pewakilan dalam Pengelolaan Wakaf dan Penyalurannya, serta Memberi Makan Sahabatnya dan Memakan Secara Patut


٢٣١٣ - حَدَّثَنَا قُتَيۡبَةُ بۡنُ سَعِيدٍ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ، عَنۡ عَمۡرٍو: قَالَ فِي صَدَقَةِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: لَيۡسَ عَلَى الۡوَلِيِّ جُنَاحٌ أَنۡ يَأۡكُلَ وَيُؤۡكِلَ صَدِيقًا غَيۡرَ مُتَأَثِّلٍ مَالًا، فَكَانَ ابۡنُ عُمَرَ هُوَ يَلِي صَدَقَةَ عُمَرَ، يُهۡدِي لِلنَّاسِ مِنۡ أَهۡلِ مَكَّةَ، كَانَ يَنۡزِلُ عَلَيۡهِمۡ.

[الحديث ٢٣١٣ - أطرافه في: ٢٧٣٧، ٢٧٦٤، ٢٧٧٢، ٢٧٧٣، ٢٧٧٧].

2313. Qutaibah bin Sa’id telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami dari ‘Amr: Ia berkata mengenai sedekah (wakaf) ‘Umar—radhiyallahu ‘anhu—: Tidak ada dosa bagi pengelola untuk memakan dan memberi makan sahabatnya tanpa maksud menimbun kekayaan. Dahulu Ibnu ‘Umar adalah orang yang mengelola sedekah (wakaf) ‘Umar. Ia biasa memberi hadiah kepada orang-orang dari penduduk Makkah yang memberinya tempat singgah.