Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2401

١٣ - بَابٌ لِصَاحِبِ الۡحَقِّ مَقَالٌ
13. Bab Pemilik Hak Memiliki Hak untuk Berbicara


وَيُذۡكَرُ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ: (لَيُّ الۡوَاجِدِ يُحِلُّ عُقُوبَتَهُ وَعِرۡضَهُ). قَالَ سُفۡيَانُ: عِرۡضُهُ يَقُولُ: مَطَلۡتَنِي، وَعُقُوبَتُهُ: الۡحَبۡسُ.

Disebutkan dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—: “Penundaan pembayaran utang oleh orang yang mampu berakibat halalnya penjatuhan hukuman atasnya dan pencemaran kehormatannya.”

Sufyan berkata: Kehormatannya maksudnya dengan mengatakan, “Engkau telah menunda-nunda pembayaran utang kepadaku,” sedangkan hukuman atasnya adalah pemenjaraan.

٢٤٠١ - حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ: حَدَّثَنَا يَحۡيَى، عَنۡ شُعۡبَةَ، عَنۡ سَلَمَةَ، عَنۡ أَبِي سَلَمَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: أَتَى النَّبِيَّ ﷺ رَجُلٌ يَتَقَاضَاهُ فَأَغۡلَظَ لَهُ، فَهَمَّ بِهِ أَصۡحَابُهُ، فَقَالَ: (دَعُوهُ، فَإِنَّ لِصَاحِبِ الۡحَقِّ مَقَالًا). [الحديث ٢٤٠١ - أطرافه في: ٢٣٠٥، ٢٣٠٦، ٢٣٩٠، ٢٣٩٣، ٢٦٠٦، ٢٦٠٩].

2401. Musaddad telah menceritakan kepada kami: Yahya menceritakan kepada kami dari Syu’bah, dari Salamah, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—: Seorang lelaki mendatangi Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—untuk menagih utang lalu bersikap kasar kepada beliau. Para sahabat beliau pun hendak menindaknya, namun beliau bersabda, “Biarkanlah dia, karena sesungguhnya pemilik hak memiliki hak untuk berbicara.”