٢٣٤٣ - حَدَّثَنَا سُلَيۡمَانُ بۡنُ حَرۡبٍ: حَدَّثَنَا حَمَّادٌ، عَنۡ
أَيُّوبَ، عَنۡ نَافِعٍ: أَنَّ ابۡنَ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا كَانَ
يُكۡرِي مَزَارِعَهُ عَلَى عَهۡدِ النَّبِيِّ ﷺ وَأَبِي بَكۡرٍ وَعُمَرَ
وَعُثۡمَانَ وَصَدۡرًا مِنۡ إِمَارَةِ مُعَاوِيَةَ. [الحديث ٢٣٤٣ - طرفه في:
٢٣٤٥].
2343. Sulaiman bin Harb telah menceritakan kepada kami: Hammad menceritakan
kepada kami dari Ayyub, dari Nafi’: Ibnu ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—dahulu
menyewakan lahan-lahan pertaniannya pada masa Nabi—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—, Abu Bakr, ‘Umar, ‘Utsman, dan di awal masa pemerintahan Mu’awiyah.
٢٣٤٤ - ثُمَّ حُدِّثَ عَنۡ رَافِعِ بۡنِ خَدِيجٍ: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ نَهَى
عَنۡ كِرَاءِ الۡمَزَارِعِ، فَذَهَبَ ابۡنُ عُمَرَ إِلَى رَافِعٍ، فَذَهَبۡتُ
مَعَهُ، فَسَأَلَهُ، فَقَالَ: نَهَى النَّبِيُّ ﷺ عَنۡ كِرَاءِ الۡمَزَارِعِ،
فَقَالَ ابۡنُ عُمَرَ: قَدۡ عَلِمۡتَ أَنَّا كُنَّا نُكۡرِي مَزَارِعَنَا عَلَى
عَهۡدِ رَسُولِ اللهِ ﷺ بِمَا عَلَى الۡأَرۡبِعَاءِ، وَبِشَيۡءٍ مِنَ
التِّبۡنِ. [طرفه في:
٢٢٨٦].
2344. Kemudian riwayat dari Rafi’ bin Khadij disampaikan kepada Ibnu ‘Umar:
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—melarang penyewaan lahan pertanian. Maka
Ibnu ‘Umar pergi menemui Rafi’, dan aku (Nafi’) ikut pergi bersamanya. Lalu
beliau menanyakannya, maka Rafi’ berkata, “Nabi—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—melarang penyewaan lahan pertanian.”
Ibnu ‘Umar pun berkata, “Sungguh engkau telah mengetahui bahwa kami dahulu
menyewakan lahan-lahan pertanian kami pada masa Rasulullah—shallallahu ‘alaihi
wa sallam—dengan imbalan hasil tanaman yang tumbuh di sepanjang saluran air
dan sedikit jerami.”
٢٣٤٥ - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ بُكَيۡرٍ: حَدَّثَنَا اللَّيۡثُ، عَنۡ
عُقَيۡلٍ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: أَخۡبَرَنِي سَالِمٌ: أَنَّ عَبۡدَ اللهِ بۡنَ
عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: كُنۡتُ أَعۡلَمُ فِي عَهۡدِ رَسُولِ
اللهِ ﷺ أَنَّ الۡأَرۡضَ تُكۡرَى، ثُمَّ خَشِيَ عَبۡدُ اللهِ أَنۡ يَكُونَ
النَّبِيُّ ﷺ قَدۡ أَحۡدَثَ فِي ذٰلِكَ شَيۡئًا لَمۡ يَكُنۡ يَعۡلَمُهُ،
فَتَرَكَ كِرَاءَ الۡأَرۡضِ. [طرفه في: ٢٣٤٣].
2345. Yahya bin Bukair telah menceritakan kepada kami: Al-Laits menceritakan
kepada kami dari ‘Uqail, dari Ibnu Syihab: Salim mengabarkan kepadaku:
‘Abdullah bin ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—berkata: Aku mengetahui pada masa
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bahwa tanah pertanian disewakan.
Kemudian ‘Abdullah merasa khawatir kalau-kalau Nabi—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—telah menetapkan aturan baru mengenai hal itu yang belum ia ketahui,
maka ia pun meninggalkan praktik penyewaan tanah.