Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2342

٢٣٤٢ - حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ، عَنۡ عَمۡرٍو قَالَ: ذَكَرۡتُهُ لِطَاوُسٍ، فَقَالَ: يُزۡرِعُ، قَالَ ابۡنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: إِنَّ النَّبِيَّ ﷺ لَمۡ يَنۡهَ عَنۡهُ، وَلَكِنۡ قَالَ: (أَنۡ يَمۡنَحَ أَحَدُكُمۡ أَخَاهُ خَيۡرٌ لَهُ مِنۡ أَنۡ يَأۡخُذَ شَيۡئًا مَعۡلُومًا). [طرفه في: ٢٣٣٠].

2342. Qabishah telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami dari ‘Amr. Ia berkata: Aku menyebutkan hadis Rafi’ kepada Thawus, lalu ia berkata: Muzaraah itu boleh. Ibnu ‘Abbas—radhiyallahu ‘anhuma—berkata: Sesungguhnya Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—tidak melarangnya, tetapi beliau bersabda, “Seseorang dari kalian memberikan (pinjam pakai) kepada saudaranya adalah lebih baik baginya daripada ia mengambil imbalan tertentu.”