٣٣ - بَابٌ هَلۡ يَأۡمُرُ الۡإِمَامُ رَجُلًا فَيَضۡرِبُ الۡحَدَّ غَائِبًا
عَنۡهُ
33. Bab Apakah Penguasa Boleh Memerintahkan Seseorang untuk Melaksanakan
Hukuman Pidana Tanpa Dihadiri olehnya
وَقَدۡ فَعَلَهُ عُمَرُ.
Dan hal itu sungguh pernah dilakukan oleh ‘Umar.
٦٨٥٩، ٦٨٦٠ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ يُوسُفَ: حَدَّثَنَا ابۡنُ
عُيَيۡنَةَ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ، عَنۡ عُبَيۡدِ اللهِ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ
عُتۡبَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ وَزَيۡدِ بۡنِ خَالِدٍ الۡجُهَنِيِّ قَالَا:
جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ فَقَالَ: أَنۡشُدُكَ اللهَ إِلَّا قَضَيۡتَ
بَيۡنَنَا بِكِتَابِ اللهِ، فَقَامَ خَصۡمُهُ، وَكَانَ أَفۡقَهَ مِنۡهُ،
فَقَالَ: صَدَقَ، اقۡضِ بَيۡنَنَا بِكِتَابِ اللهِ، وَأۡذَنۡ لِي يَا رَسُولَ
اللهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (قُلۡ). فَقَالَ: إِنَّ ابۡنِي كَانَ عَسِيفًا
فِي أَهۡلِ هٰذَا، فَزَنَى بِامۡرَأَتِهِ، فَافۡتَدَيۡتُ مِنۡهُ بِمِائَةِ
شَاةٍ وَخَادِمٍ، وَإِنِّي سَأَلۡتُ رِجَالًا مِنۡ أَهۡلِ الۡعِلۡمِ،
فَأَخۡبَرُونِي أَنَّ عَلَى ابۡنِي جَلۡدَ مِائَةٍ وَتَغۡرِيبَ عَامٍ، وَأَنَّ
عَلَى امۡرَأَةِ هٰذَا الرَّجۡمَ، فَقَالَ: (وَالَّذِي نَفۡسِي بِيَدِهِ،
لَأَقۡضِيَنَّ بَيۡنَكُمَا بِكِتَابِ اللهِ، الۡمِائَةُ وَالۡخَادِمُ رَدٌّ
عَلَيۡكَ، وَعَلَى ابۡنِكَ جَلۡدُ مِائَةٍ وَتَغۡرِيبُ عَامٍ، وَيَا أُنَيۡسُ
اغۡدُ عَلَى امۡرَأَةِ هٰذَا فَسَلۡهَا، فَإِنِ اعۡتَرَفَتۡ فَارۡجُمۡهَا)
فَاعۡتَرَفَتۡ فَرَجَمَهَا. [طرفه في:
٢٣١٤].
6859, 6860. Muhammad bin Yusuf telah menceritakan kepada kami: Ibnu ‘Uyainah
menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari ‘Ubaidullah bin ‘Abdullah bin
‘Utbah, dari Abu Hurairah dan
Zaid bin Khalid Al-Juhani. Keduanya berkata:
Seorang lelaki mendatangi Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—lalu berkata,
“Aku memohon kepadamu demi Allah agar engkau memutuskan perkara di antara kami
dengan Kitabullah.”
Lalu lawan perkaranya berdiri—dan ia lebih paham daripadanya—seraya berkata,
“Ia benar, putuskanlah perkara di antara kami dengan Kitabullah, dan
izinkanlah aku (untuk bicara) wahai Rasulullah.”
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berkata, “Bicaralah.”
Ia berkata, “Sesungguhnya anak lakiku tadinya adalah buruh pada keluarga orang
ini, lalu ia berzina dengan istrinya. Maka aku menebus darinya dengan seratus
ekor kambing dan seorang budak. Dan sesungguhnya aku bertanya kepada beberapa
orang lelaki dari ahli ilmu, lalu mereka mengabarkan kepadaku bahwa atas
anakku hukuman cambuk seratus kali dan pengasingan selama satu tahun,
sedangkan atas istri orang ini hukuman rajam.”
Beliau bersabda, “Demi Allah yang jiwaku berada di tangan-Nya, sungguh aku
benar-benar akan memutuskan perkara di antara kalian berdua dengan Kitabullah.
Seratus ekor kambing dan budak tersebut dikembalikan kepadamu, dan atas anakmu
hukuman cambuk seratus kali serta pengasingan selama satu tahun. Dan wahai
Unais, pergilah besok pagi kepada istri orang ini lalu tanyakanlah kepadanya; jika
ia mengaku (berzina), maka rajamlah ia.”
Lalu wanita itu mengaku, maka ia merajamnya.