Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2464

٢١ - بَابُ صَبِّ الۡخَمۡرِ فِي الطَّرِيقِ
21. Bab Menuangkan Khamar di Jalanan


٢٤٦٤ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحِيمِ أَبُو يَحۡيَى: أَخۡبَرَنَا عَفَّانُ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بۡنُ زَيۡدٍ: حَدَّثَنَا ثَابِتٌ، عَنۡ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: كُنۡتُ سَاقِيَ الۡقَوۡمِ فِي مَنۡزِلِ أَبِي طَلۡحَةَ، وَكَانَ خَمۡرُهُمۡ يَوۡمَئِذٍ الۡفَضِيخَ، فَأَمَرَ رَسُولُ اللهِ ﷺ مُنَادِيًا يُنَادِي: أَلَا إِنَّ الۡخَمۡرَ قَدۡ حُرِّمَتۡ، قَالَ: فَقَالَ لِي أَبُو طَلۡحَةَ: اخۡرُجۡ فَأَهۡرِقۡهَا، فَخَرَجۡتُ فَهَرَقۡتُهَا، فَجَرَتۡ فِي سِكَكِ الۡمَدِينَةِ، فَقَالَ بَعۡضُ الۡقَوۡمِ: قَدۡ قُتِلَ قَوۡمٌ وَهِيَ فِي بُطُونِهِمۡ! فَأَنۡزَلَ اللهُ: ﴿لَيۡسَ عَلَى الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جُنَاحٌ فِيمَا طَعِمُوا﴾ الۡآيَةَ‏ [المائدة: ٩٣].

[الحديث ٢٤٦٤ - أطرافه في: ٤٦١٧، ٤٦٢٠، ٥٥٨٠، ٥٥٨٢، ٥٥٨٣، ٥٥٨٤، ٥٦٠٠، ٥٦٢٢، ٧٢٥٣].

2464. Muhammad bin ‘Abdurrahim Abu Yahya telah menceritakan kepada kami: ‘Affan mengabarkan kepada kami: Hammad bin Zaid menceritakan kepada kami: Tsabit menceritakan kepada kami dari Anas—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau berkata:

Aku dahulu adalah pemberi minum kaum di rumah Abu Thalhah, dan khamar mereka pada hari itu adalah fadhikh (khamar yang terbuat dari kurma muda yang belum matang sempurna). Lalu Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—memerintahkan seorang penyeru untuk mengumumkan: “Ketahuilah, sesungguhnya khamar telah diharamkan!”

Anas berkata: Lalu Abu Thalhah berkata kepadaku, “Keluar dan tumpahkanlah!”

Aku pun keluar lalu menuangkannya, sehingga khamar itu mengalir di lorong-lorong Madinah.

Sebagian kaum berkata, “Sekelompok orang telah terbunuh padahal khamar itu masih berada di dalam perut mereka.”

Maka Allah menurunkan firman-Nya: “Tidak ada dosa bagi orang-orang yang beriman dan mengerjakan amalan yang saleh karena memakan makanan yang telah mereka makan dahulu, ...” (QS Al-Maidah: 93).