١٠ - بَابٌ
10. Bab
٦٩٦٧ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ كَثِيرٍ، عَنۡ سُفۡيَانَ، عَنۡ هِشَامٍ،
عَنۡ عُرۡوَةَ، عَنۡ زَيۡنَبَ ابۡنَةِ أُمِّ سَلَمَةَ، عَنۡ أُمِّ سَلَمَةَ،
عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ، وَإِنَّكُمۡ تَخۡتَصِمُونَ،
وَلَعَلَّ بَعۡضَكُمۡ أَنۡ يَكُونَ أَلۡحَنَ بِحُجَّتِهِ مِنۡ بَعۡضٍ،
وَأَقۡضِيَ لَهُ عَلَى نَحۡوِ مَا أَسۡمَعُ، فَمَنۡ قَضَيۡتُ لَهُ مِنۡ حَقِّ
أَخِيهِ شَيۡئًا فَلَا يَأۡخُذۡ، فَإِنَّمَا أَقۡطَعُ لَهُ قِطۡعَةً مِنَ
النَّارِ). [طرفه في:
٢٤٥٨].
6967. Muhammad bin Katsir telah menceritakan kepada kami dari Sufyan, dari
Hisyam, dari ‘Urwah, dari Zainab putri Umu Salamah, dari Umu Salamah, dari
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Aku hanyalah seorang
manusia, dan sesungguhnya kalian berselisih di hadapanku. Bisa jadi sebagian
kalian lebih pandai bersilat lidah dalam mengemukakan alasannya daripada
sebagian yang lain, lalu aku memutuskan baginya sesuai dengan apa yang aku
dengar. Barang siapa yang aku putuskan baginya sesuatu dari hak saudaranya,
janganlah ia mengambilnya, karena sesungguhnya aku hanyalah memotongkan
sepotong api neraka untuknya.”