Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7253

٧٢٥٣ - حَدَّثَنِي يَحۡيَى بۡنُ قَزَعَةَ: حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنۡ إِسۡحَاقَ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ أَبِي طَلۡحَةَ، عَنۡ أَنَسِ بۡنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: كُنۡتُ أَسۡقِي أَبَا طَلۡحَةَ الۡأَنۡصَارِيَّ وَأَبَا عُبَيۡدَةَ بۡنَ الۡجَرَّاحِ وَأُبَيَّ بۡنَ كَعۡبٍ شَرَابًا مِنۡ فَضِيخٍ، وَهُوَ تَمۡرٌ، فَجَاءَهُمۡ آتٍ فَقَالَ: إِنَّ الۡخَمۡرَ قَدۡ حُرِّمَتۡ، فَقَالَ أَبُو طَلۡحَةَ: يَا أَنَسُ، قُمۡ إِلَى هٰذِهِ الۡجِرَارِ فَاكۡسِرۡهَا، قَالَ أَنَسٌ: فَقُمۡتُ إِلَى مِهۡرَاسٍ لَنَا فَضَرَبۡتُهَا بِأَسۡفَلِهِ حَتَّى انۡكَسَرَتۡ. [طرفه في: ٢٤٦٤].

7253. Yahya bin Qaza’ah telah menceritakan kepadaku: Malik menceritakan kepadaku dari Ishaq bin ‘Abdullah bin Abu Thalhah, dari Anas bin Malik—radhiyallahu ‘anhu—. Ia berkata:

Aku dahulu menuangkan minuman dari fadhikh—yaitu olahan kurma—untuk Abu Thalhah Al-Anshari, Abu ‘Ubaidah bin Al-Jarrah, dan Ubay bin Ka’b. Lalu datanglah seseorang kepada mereka dan berkata, “Sesungguhnya minuman keras telah diharamkan.”

Abu Thalhah lantas berkata, “Wahai Anas, berdirilah menuju tempayan-tempayan ini lalu pecahkanlah!”

Anas berkata: Aku berdiri menuju alu batu milik kami, lalu aku memukulkannya ke bagian bawah tempayan-tempayan itu hingga pecah.