Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5543

 ٣٦ - بَابٌ إِذَا أَصَابَ قَوۡمٌ غَنِيمَةً، فَذَبَحَ بَعۡضُهُمۡ غَنَمًا أَوۡ إِبِلًا، بِغَيۡرِ أَمۡرِ أَصۡحَابِهِمۡ، لَمۡ تُؤۡكَلۡ
36. Bab Apabila Suatu Kaum Memperoleh Ganimah, Lalu Sebagian Mereka Menyembelih Kambing atau Unta Tanpa Perintah dari Rekan-Rekan Mereka, Maka (Dagingnya) Tidak Boleh Dimakan

لِحَدِيثِ رَافِعٍ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ.

Berdasarkan hadis Rafi’ dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—.

وَقَالَ طَاوُسٌ وَعِكۡرِمَةُ: فِي ذَبِيحَةِ السَّارِقِ: اطۡرَحُوهُ.

Thawus dan ‘Ikrimah berkata mengenai hewan sembelihan pencuri, “Buanglah ia.”

٥٥٤٣ - حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ: حَدَّثَنَا أَبُو الۡأَحۡوَصِ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بۡنُ مَسۡرُوقٍ، عَنۡ عَبَايَةَ بۡنِ رِفَاعَةَ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ جَدِّهِ رَافِعِ بۡنِ خَدِيجٍ قَالَ: قُلۡتُ لِلنَّبِيِّ ﷺ: إِنَّنَا نَلۡقَى الۡعَدُوَّ غَدًا وَلَيۡسَ مَعَنَا مُدًى، فَقَالَ: (مَا أَنۡهَرَ الدَّمَ وَذُكِرَ اسۡمُ اللهِ فَكُلُوا، مَا لَمۡ يَكُنۡ سِنٌّ وَلَا ظُفُرٌ، وَسَأُحَدِّثُكُمۡ عَنۡ ذٰلِكَ: أَمَّا السِّنُّ فَعَظۡمٌ، وَأَمَّا الظُّفۡرُ فَمُدَى الۡحَبَشَةِ). وَتَقَدَّمَ سَرَعَانُ النَّاسِ فَأَصَابُوا مِنَ الۡغَنَائِمِ، وَالنَّبِيُّ ﷺ فِي آخِرِ النَّاسِ، فَنَصَبُوا قُدُورًا فَأَمَرَ بِهَا فَأُكۡفِئَتۡ، وَقَسَمَ بَيۡنَهُمۡ وَعَدَلَ بَعِيرًا بِعَشۡرِ شِيَاهٍ، ثُمَّ نَدَّ بَعِيرٌ مِنۡ أَوَائِلِ الۡقَوۡمِ، وَلَمۡ يَكُنۡ مَعَهُمۡ خَيۡلٌ، فَرَمَاهُ رَجُلٌ بِسَهۡمٍ فَحَبَسَهُ اللهُ، فَقَالَ: (إِنَّ لِهٰذِهِ الۡبَهَائِمِ أَوَابِدَ كَأَوَابِدِ الۡوَحۡشِ، فَمَا فَعَلَ مِنۡهَا هٰذَا فَافۡعَلُوا مِثۡلَ هٰذَا). [طرفه في: ٢٤٨٨].

5543. Musaddad telah menceritakan kepada kami: Abu Al-Ahwash menceritakan kepada kami: Sa’id bin Masruq menceritakan kepada kami dari ‘Abayah bin Rifa’ah, dari ayahnya, dari kakeknya Rafi’ bin Khadij. Ia berkata:

Aku berkata kepada Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—, “Sesungguhnya kita akan menemui musuh besok, sedangkan kita tidak membawa pisau.”

Beliau bersabda, “Apa saja yang mengalirkan darah dan nama Allah disebut, maka makanlah, selama bukan gigi dan kuku. Aku akan menceritakan kepada kalian tentang hal itu: adapun gigi adalah tulang, sedangkan kuku adalah pisau orang-orang Habasyah.”

Orang-orang yang bergerak cepat mendahului barisan, lalu memperoleh ganimah, sedangkan Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—berada di barisan paling belakang orang-orang. Mereka lalu menegakkan kuali-kuali, kemudian beliau memerintahkan kuali-kuali itu lalu ditumpahkan. Kemudian beliau membagikannya di antara mereka dan menyetarakan seekor unta dengan sepuluh ekor kambing. Kemudian seekor unta milik barisan terdepan kaum itu kabur, sedangkan mereka tidak membawa kuda. Seseorang lalu melemparnya dengan anak panah sehingga Allah menahannya. Beliau bersabda, “Sesungguhnya hewan-hewan ternak ini memiliki tabiat liar seperti binatang liar. Hewan apa saja dari mereka yang melakukan ini, maka perlakukanlah seperti ini.”