Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 5346

٥١ - بَابُ مَهۡرِ الۡبَغِيِّ وَالنِّكَاحِ الۡفَاسِدِ
51. Bab Upah Pelacur dan Pernikahan yang Rusak


وَقَالَ الۡحَسَنُ: إِذَا تَزَوَّجَ مُحَرَّمَةً وَهُوَ لَا يَشۡعُرُ، فُرِّقَ بَيۡنَهُمَا وَلَهَا مَا أَخَذَتۡ، وَلَيۡسَ لَهَا غَيۡرُهُ، ثُمَّ قَالَ بَعۡدُ: لَهَا صَدَاقُهَا.

Al-Hasan berkata: Apabila seseorang menikahi seorang wanita yang mahram baginya dalam keadaan ia tidak menyadarinya, maka keduanya dipisahkan dan wanita itu berhak atas apa yang telah diambilnya, serta tidak ada hak lain baginya selain itu. Kemudian Al-Hasan berkata setelah itu: Wanita itu berhak mendapatkan maharnya.

٥٣٤٦ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ، عَنۡ أَبِي بَكۡرِ بۡنِ عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ، عَنۡ أَبِي مَسۡعُودٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: نَهَى النَّبِيُّ ﷺ عَنۡ ثَمَنِ الۡكَلۡبِ، وَحُلۡوَانِ الۡكَاهِنِ، وَمَهۡرِ الۡبَغِيِّ. [طرفه في: ٢٢٣٧].

5346. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami dari Az-Zuhri, dari Abu Bakr bin ‘Abdurrahman, dari Abu Mas’ud—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau berkata: Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—melarang dari uang hasil penjualan anjing, upah dukun, dan upah pelacur.