Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 6731

٤ - بَابُ قَوۡلِ النَّبِيِّ ﷺ: (مَنۡ تَرَكَ مَالًا فَلِأَهۡلِهِ)
4. Bab Sabda Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—: “Barang Siapa Meninggalkan Harta, Maka Harta Itu untuk Keluarganya”


٦٧٣١ - حَدَّثَنَا عَبۡدَانُ: أَخۡبَرَنَا عَبۡدُ اللهِ: أَخۡبَرَنَا يُونُسُ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: حَدَّثَنِي أَبُو سَلَمَةَ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (أَنَا أَوۡلَى بِالۡمُؤۡمِنِينَ مِنۡ أَنۡفُسِهِمۡ، فَمَنۡ مَاتَ وَعَلَيۡهِ دَيۡنٌ وَلَمۡ يَتۡرُكۡ وَفَاءً فَعَلَيۡنَا قَضَاؤُهُ، وَمَنۡ تَرَكَ مَالًا فَلِوَرَثَتِهِ). [طرفه في: ٢٢٩٨].

6731. ‘Abdan telah menceritakan kepada kami: ‘Abdullah mengabarkan kepada kami: Yunus mengabarkan kepada kami dari Ibnu Syihab: Abu Salamah menceritakan kepadaku dari Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau bersabda, “Aku lebih berhak atas orang-orang beriman daripada diri mereka sendiri. Barang siapa meninggal dunia dalam keadaan menanggung utang dan tidak meninggalkan harta untuk pelunasannya, kamilah yang wajib melunasinya. Barang siapa meninggalkan harta, maka harta itu untuk para ahli warisnya.”