٤٠١٢، ٤٠١٣ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُحَمَّدِ بۡنِ أَسۡمَاءَ:
حَدَّثَنَا جُوَيۡرِيَةُ، عَنۡ مَالِكٍ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ: أَنَّ سَالِمَ بۡنَ
عَبۡدِ اللهِ أَخۡبَرَهُ قَالَ: أَخۡبَرَ رَافِعُ بۡنُ خَدِيجٍ عَبۡدَ اللهِ
بۡنَ عُمَرَ: أَنَّ عَمَّيۡهِ – وَكَانَا شَهِدَا بَدۡرًا – أَخۡبَرَاهُ: أَنَّ
رَسُولَ اللهِ ﷺ نَهَى عَنۡ كِرَاءِ الۡمَزَارِعِ. قُلۡتُ لِسَالِمٍ:
فَتُكۡرِيهَا أَنۡتَ؟ قَالَ: نَعَمۡ، إِنَّ رَافِعًا أَكۡثَرَ عَلَى نَفۡسِهِ.
[طرفه في:
٢٣٣٩].
4012, 4013. ‘Abdullah bin Muhammad bin Asma` telah menceritakan kepada kami:
Juwairiyah menceritakan kepada kami dari Malik, dari Az-Zuhri: Salim bin
‘Abdullah mengabarkan kepadanya. Ia berkata: Rafi’ bin Khadij mengabarkan
kepada ‘Abdullah bin ‘Umar: Kedua paman Rafi’—yang keduanya turut hadir dalam
Perang Badr—mengabarkan kepadanya bahwa Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—melarang penyewaan lahan pertanian.
Aku (Az-Zuhri) bertanya kepada Salim, “Lalu apakah engkau menyewakannya?”
Ia menjawab, “Ya, sesungguhnya Rafi’ telah berlebihan terhadap dirinya
sendiri.”