Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 2473

٢٩ - بَابٌ إِذَا اخۡتَلَفُوا فِي الطَّرِيقِ الۡمِيتَاءِ، وَهِيَ الرَّحۡبَةُ تَكُونُ بَيۡنَ الطَّرِيقِ، ثُمَّ يُرِيدُ أَهۡلُهَا الۡبُنۡيَانَ، فَتُرِكَ مِنۡهَا الطَّرِيقُ سَبۡعَةَ أَذۡرُعٍ
29. Bab Jika Mereka Berselisih tentang Jalan Umum, Yaitu Tanah Luas yang Berada di Sepanjang Jalan, Kemudian Para Pemiliknya Hendak Mendirikan Bangunan, Maka Jalan Tersebut Disisakan Selebar Tujuh Hasta


٢٤٧٣ - حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا جَرِيرُ بۡنُ حَازِمٍ، عَنِ الزُّبَيۡرِ بۡنِ خِرِّيتٍ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ: سَمِعۡتُ أَبَا هُرَيۡرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَضَى النَّبِيُّ ﷺ: إِذَا تَشَاجَرُوا فِي الطَّرِيقِ بِسَبۡعَةِ أَذۡرُعٍ.

2473. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami: Jarir bin Hazim menceritakan kepada kami dari Az-Zubair bin Khirrit, dari ‘Ikrimah: Aku mendengar Abu Hurairah—radhiyallahu ‘anhu—berkata: Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—memutuskan apabila mereka berselisih tentang jalan, (maka lebarnya ditetapkan) tujuh hasta.