٦٩٥٢ - حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحِيمِ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بۡنُ
سُلَيۡمَانَ: حَدَّثَنَا هُشَيۡمٌ: أَخۡبَرَنَا عُبَيۡدُ اللهِ بۡنُ أَبِي
بَكۡرِ بۡنِ أَنَسٍ، عَنۡ أَنَسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ
اللهِ ﷺ: (انۡصُرۡ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوۡ مَظۡلُومًا). فَقَالَ رَجُلٌ: يَا
رَسُولَ اللهِ، أَنۡصُرُهُ إِذَا كَانَ مَظۡلُومًا، أَفَرَأَيۡتَ إِذَا كَانَ
ظَالِمًا كَيۡفَ أَنۡصُرُهُ؟ قَالَ: (تَحۡجُزُهُ، أَوۡ تَمۡنَعُهُ، مِنَ
الظُّلۡمِ فَإِنَّ ذٰلِكَ نَصۡرُهُ). [طرفه في:
٢٤٤٣].
6952. Muhammad bin ‘Abdurrahim telah menceritakan kepada kami: Sa’id bin
Sulaiman menceritakan kepada kami: Husyaim menceritakan kepada kami:
‘Ubaidullah bin Abu Bakr bin Anas mengabarkan kepada kami dari
Anas—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau berkata:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Tolonglah saudaramu, baik
ia orang yang berbuat zalim maupun orang yang dizalimi.”
Seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, saya menolongnya jika ia
dizalimi. Lalu bagaimana pendapat Anda jika ia orang yang berbuat zalim,
bagaimana saya menolongnya?”
Beliau bersabda, “Engkau menghalanginya atau mencegahnya dari perbuatan zalim,
maka sesungguhnya yang demikian itu adalah cara menolongnya.”