٤٠٣١ - حَدَّثَنَا آدَمُ: حَدَّثَنَا اللَّيۡثُ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنِ ابۡنِ
عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: حَرَّقَ رَسُولُ اللهِ ﷺ نَخۡلَ بَنِي
النَّضِيرِ وَقَطَعَ - وَهِيَ الۡبُوَيۡرَةُ – فَنَزَلَتۡ: ﴿مَا قَطَعۡتُمۡ
مِنۡ لِينَةٍ أَوۡ تَرَكۡتُمُوهَا قَائِمَةً عَلَى أُصُولِهَا فَبِإِذۡنِ
اللهِ﴾ [الحشر: ٥]. [طرفه في:
٢٣٢٦].
4031. Adam telah menceritakan kepada kami: Al-Laits menceritakan kepada kami
dari Nafi’, dari Ibnu ‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—. Ia berkata:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membakar dan menebang pohon kurma
Bani An-Nadhir, yaitu di Al-Buwairah, maka turunlah ayat: “Apa saja yang
kalian tebang dari pohon kurma (milik orang-orang kafir) atau yang kalian
biarkan berdiri di atas pokoknya, maka (semua itu) adalah dengan izin Allah.”
(QS Al-Hasyr: 5).
٤٠٣٢ - حَدَّثَنِي إِسۡحَاقُ: أَخۡبَرَنَا حَبَّانُ: أَخۡبَرَنَا جُوَيۡرِيَةُ
بۡنُ أَسۡمَاءَ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا:
أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ حَرَّقَ نَخۡلَ بَنِي النَّضِيرِ، قَالَ: وَلَهَا يَقُولُ
حَسَّانُ بۡنُ ثَابِتٍ:
وَهَـانَ عَلَى سَرَاةِ بَنِي لُؤَيٍّ حَرِيـقٌ بِـالۡبـُوَيۡرَةِ
مُسۡتَطِيرُ
قَالَ: فَأَجَابَهُ أَبُو سُفۡيَانَ بۡنُ الۡحَارِثِ:
أَدَامَ اللهُ ذٰلِـكَ مِنۡ صَنِيعٍ وَحَرَّقَ فِي نَوَاحِيهَا
السَّعِيرُ
سَـتَـعۡـلَـمُ أَيُّـنَـا مِـنۡـهَـا بِنُزۡهٍ وَتَـعۡـلَـمُ أَيَّ
أَرۡضَيۡنَا تَضِيرُ
[طرفه في:
٢٣٢٦].
4032. Ishaq telah menceritakan kepadaku: Habban mengabarkan kepada kami:
Juwairiyah bin Asma` mengabarkan kepada kami dari Nafi’, dari Ibnu
‘Umar—radhiyallahu ‘anhuma—: Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membakar pohon
kurma Bani An-Nadhir.
Ibnu ‘Umar berkata: Dan mengenai peristiwa itu,
Hassan bin Tsabit
berkata dalam syairnya:
Terasa ringan bagi para pemuka Bani Lu`ay … Kobaran api di Al-Buwairah yang membubung luas.
Ibnu ‘Umar berkata: Lalu Abu Sufyan bin Al-Harits membalasnya (dalam
syairnya):
Semoga Allah mengekalkan perbuatan tersebut … Dan menyalakan api yang membakar di berbagai penjurunya.Kelak engkau akan mengetahui siapa di antara kita yang terbebas darinya … Dan engkau akan mengetahui negeri mana di antara kita yang akan binasa.