Cari Blog Ini

Sunan Abu Dawud - 8. Kitab Puasa

Kitab Puasa

  1. Bab permulaan kewajiban puasa
    1. Hadis nomor 2313 dan 2314
  2. Bab nasakh firman Allah taala (yang artinya), “Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) untuk membayar fidiah”
    1. Hadis nomor 2315 dan 2316
  3. Bab barang siapa yang berkata: Ayat tersebut tetap berlaku bagi orang yang sudah tua dan wanita hamil
    1. Hadis nomor 2317 dan 2318
  4. Bab satu bulan bisa dua puluh sembilan hari
    1. Hadis nomor 2319, 2320, dan 2321
    2. Hadis nomor 2322 dan 2323
  5. Bab jika kaum muslimin keliru dalam masalah hilal
    1. Hadis nomor 2324
  6. Bab ketika terhalangi melihat hilal bulan Ramadan
    1. Hadis nomor 2325 dan 2326
  7. Bab barang siapa berkata: Jika kalian terhalangi melihat hilal, maka berpuasalah tiga puluh hari
    1. Hadis nomor 2327
  8. Bab mendahului puasa (di bulan Syakban)
    1. Hadis nomor 2328
    2. Hadis nomor 2329, 2330, dan 2331
  9. Bab jika hilal terlihat di suatu negeri satu malam lebih dahulu daripada negeri lain
    1. Hadis nomor 2332 dan 2333
  10. Bab tidak disukai puasa hari syak
    1. Hadis nomor 2334
  11. Bab tentang orang yang menyambung puasa Syakban dengan Ramadan
    1. Hadis nomor 2335
    2. Hadis nomor 2336
  12. Bab dibencinya hal itu
    1. Hadis nomor 2337
  13. Bab persaksian dua orang laki-laki atas rukyat hilal bulan Syawal
    1. Hadis nomor 2338
    2. Hadis nomor 2339
  14. Bab persaksian satu orang atas rukyat hilal bulan Ramadan
    1. Hadis nomor 2340
    2. Hadis nomor 2341
    3. Hadis nomor 2342
  15. Bab tentang penekanan makan sahur
    1. Hadis nomor 2343
  16. Bab siapa yang menamakan sahur dengan makan pagi
    1. Hadis nomor 2344 dan 2345
  17. Bab waktu sahur
    1. Hadis nomor 2346 dan 2347
    2. Hadis nomor 2348 dan 2349
  18. Bab tentang seseorang yang mendengar azan sementara bejana ada di tangannya
    1. Hadis nomor 2350
  19. Bab waktu orang yang berpuasa berbuka
    1. Hadis nomor 2351 dan 2352
  20. Bab tentang disukainya menyegerakan berbuka
    1. Hadis nomor 2353 dan 2354
  21. Bab tentang santapan untuk berbuka
    1. Hadis nomor 2355 dan 2356
  22. Bab doa ketika iftar
    1. Hadis nomor 2357 dan 2358
  23. Bab berbuka sebelum matahari tenggelam
    1. Hadis nomor 2359
  24. Bab tentang menyambung puasa tanpa berbuka
    1. Hadis nomor 2360 dan 2361
  25. Bab gibah bagi orang yang berpuasa
    1. Hadis nomor 2362 dan 2363
  26. Bab siwak bagi orang yang berpuasa
    1. Hadis nomor 2364
  27. Bab orang yang berpuasa mengguyurkan air ke tubuhnya karena haus dan bersungguh-sungguh dalam memasukkan air ke dalam hidung ketika wudu
    1. Hadis nomor 2365 dan 2366
  28. Bab tentang orang yang berpuasa dibekam
    1. Hadis nomor 2367 dan 2368
    2. Hadis nomor 2369, 2370, dan 2371
  29. Bab tentang rukhsah dalam hal itu
    1. Hadis nomor 2372 dan 2373
    2. Hadis nomor 2374 dan 2375
  30. Bab tentang orang yang berpuasa mengalami mimpi basah di siang hari bulan Ramadan
    1. Hadis nomor 2376
  31. Bab tentang celak ketika akan tidur malam bagi orang yang berpuasa
    1. Hadis nomor 2377, 2378, dan 2379
  32. Bab orang yang berpuasa memuntahkan dengan sengaja
    1. Hadis nomor 2380
    2. Hadis nomor 2381
  33. Bab mencium istri bagi orang yang berpuasa
    1. Hadis nomor 2382 dan 2383
    2. Hadis nomor 2384 dan 2385
  34. Bab orang yang berpuasa menelan air liur
    1. Hadis nomor 2386
  35. Bab dibencinya mencium istri bagi pemuda
    1. Hadis nomor 2387
  36. Bab tentang orang yang masuk waktu subuh dalam keadaan junub di bulan Ramadan
    1. Hadis nomor 2388 dan 2389
  37. Bab kafarah bagi siapa saja yang menggauli istrinya di siang hari bulan Ramadan
    1. Hadis nomor 2390
    2. Hadis nomor 2391, 2392, dan 2393
    3. Hadis nomor 2394 dan 2395
  38. Bab ancaman keras terhadap orang yang sengaja membatalkan puasa
    1. Hadis nomor 2396 dan 2397
  39. Bab barang siapa yang makan dalam keadaan lupa puasa
    1. Hadis nomor 2398
  40. Bab menunda kada puasa Ramadan
    1. Hadis nomor 2399
  41. Bab tentang orang yang meninggal dalam keadaan punya utang puasa
    1. Hadis nomor 2400 dan 2401
  42. Bab puasa ketika safar
    1. Hadis nomor 2402, 2403, dan 2404
    2. Hadis nomor 2405
    3. Hadis nomor 2406
  43. Bab pilihan untuk tidak berpuasa
    1. Hadis nomor 2407 dan 2408
  44. Bab barang siapa yang memilih untuk berpuasa
    1. Hadis nomor 2409
    2. Hadis nomor 2410 dan 2411
  45. Bab kapan musafir membatalkan puasa ketika telah keluar?
    1. Hadis nomor 2412
  46. Bab jarak perjalanan yang boleh untuk membatalkan puasa
    1. Hadis nomor 2413 dan 2414
  47. Bab barang siapa berkata: Aku berpuasa Ramadan
    1. Hadis nomor 2415
  48. Bab tentang puasa di dua hari raya
    1. Hadis nomor 2416 dan 2417
  49. Bab puasa hari tasyrik
    1. Hadis nomor 2418 dan 2419
  50. Bab larangan pengkhususan puasa hari Jumat
    1. Hadis nomor 2420
  51. Bab larangan pengkhususan puasa hari Sabtu
    1. Hadis nomor 2421
  52. Bab rukhsah dalam hal itu
    1. Hadis nomor 2422, 2423, dan 2424
  53. Bab tentang puasa sunah satu tahun
    1. Hadis nomor 2425, 2426, dan 2427
  54. Bab tentang puasa di bulan-bulan haram
    1. Hadis nomor 2428
  55. Bab tentang puasa Muharam
    1. Hadis nomor 2429
    2. Hadis nomor 2430
  56. Bab tentang saum Syakban
    1. Hadis nomor 2431
  57. Bab tentang saum Syawal
    1. Hadis nomor 2432
  58. Bab tentang saum enam hari di bulan Syawal
    1. Hadis nomor 2433
  59. Bab bagaimana kebiasaan puasa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam
    1. Hadis nomor 2434 dan 2435
  60. Bab tentang saum Senin dan Kamis
    1. Hadis nomor 2436
  61. Bab tentang puasa sepuluh hari pertama bulan Zulhijah
    1. Hadis nomor 2437
    2. Hadis nomor 2438
  62. Bab tentang tidak berpuasa di sepuluh hari pertama bulan Zulhijah
    1. Hadis nomor 2439
  63. Bab tentang puasa hari Arafah di Arafah
    1. Hadis nomor 2440 dan 2441
  64. Bab tentang puasa hari Asyura
    1. Hadis nomor 2442, 2443, dan 2444
  65. Bab riwayat bahwa Asyura adalah hari kesembilan
    1. Hadis nomor 2445 dan 2446
  66. Bab tentang keutamaan puasa Asyura
    1. Hadis nomor 2447
  67. Bab tentang puasa sehari dan tidak berpuasa sehari
    1. Hadis nomor 2448
  68. Bab tentang puasa tiga hari setiap bulan
    1. Hadis nomor 2449 dan 2450
  69. Bab barang siapa berpendapat bahwa puasa tiga hari dalam sebulan adalah puasa hari Senin dan Kamis
    1. Hadis nomor 2451 dan 2452
  70. Bab barang siapa berpendapat bahwa beliau tidak memedulikan puasa di hari yang mana dalam sebulan
    1. Hadis nomor 2453
  71. Bab niat dalam siam
    1. Hadis nomor 2454
  72. Bab rukhsah dalam hal itu
    1. Hadis nomor 2455 dan 2456
  73. Bab barang siapa berpendapat wajib kada atasnya
    1. Hadis nomor 2457
  74. Bab seorang istri berpuasa tanpa seizin suaminya
    1. Hadis nomor 2458 dan 2459
  75. Bab tentang orang yang berpuasa diundang ke acara walimah
    1. Hadis nomor 2460
  76. Bab ucapan orang yang berpuasa apabila diundang makan
    1. Hadis nomor 2461
  77. Bab iktikaf
    1. Hadis nomor 2462, 2463, dan 2464
  78. Bab di mana iktikaf dikerjakan?
    1. Hadis nomor 2465 dan 2466
  79. Bab orang yang beriktikaf masuk ke rumah untuk kebutuhannya
    1. Hadis nomor 2467 dan 2468
    2. Hadis nomor 2469, 2470, dan 2471
  80. Bab orang yang beriktikaf menjenguk orang sakit
    1. Hadis nomor 2472, 2473, 2474, dan 2475
  81. Bab tentang wanita yang mengalami istihadah melakukan iktikaf
    1. Hadis nomor 2476

Tidak ada komentar:

Posting Komentar