Sunan An-Nasa`i hadits nomor 2117 dan 2118

٩ - إِكۡمَالُ شَعۡبَانَ ثَلَاثِينَ إِذَا كَانَ غَيۡمٌ، وَذِكۡرُ اخۡتِلَافِ النَّاقِلِينَ عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ
9. Menyempurnakan bulan Syakban jika berawan dan penyebutan perbedaan para penukil dari Abu Hurairah

٢١١٧ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا مُؤَمَّلُ بۡنُ هِشَامٍ عَنۡ إِسۡمَعِيلَ عَنۡ شُعۡبَةَ عَنۡ مُحَمَّدِ بۡنِ زِيَادٍ عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (صُومُوا لِرُؤۡيَتِهِ وَأَفۡطِرُوا لِرُؤۡيَتِهِ؛ فَإِنۡ غُمَّ عَلَيۡكُمُ الشَّهۡرُ فَعُدُّوا ثَلَاثِينَ). [(الروض النضير)(١٠٩٩)، ق].
2177. Muammal bin Hisyam telah mengabarkan kepada kami dari Isma’il, dari Syu’bah, dari Muhammad bin Ziyad, dari Abu Hurairah, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berpuasalah karena melihat hilal dan beriftarlah (selesai berpuasa Ramadan) karena melihat hilal. Jika hilal tidak terlihat oleh kalian, maka hitunglah tiga puluh hari.”
٢١١٨ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ يَزِيدَ قَالَ: حَدَّثَنَا أَبِي قَالَ: حَدَّثَنَا وَرۡقَاءُ عَنۡ شُعۡبَةَ عَنۡ مُحَمَّدِ بۡنِ زِيَادٍ عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (صُومُوا لِرُؤۡيَتِهِ وَأَفۡطِرُوا لِرُؤۡيَتِهِ؛ فَإِنۡ غُمَّ عَلَيۡكُمۡ فَاقۡدُرُوا ثَلَاثِينَ). [ق، انظر ما قبله].
2118. Muhammad bin ‘Abdullah bin Yazid telah mengabarkan kepada kami, beliau berkata: Ayahku menceritakan kepada kami, beliau berkata: Warqa` menceritakan kepada kami dari Syu’bah, dari Muhammad bin Ziyad, dari Abu Hurairah, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Berpuasalah (Ramadan) karena melihat hilal dan beriftarlah (selesai puasa Ramadan) karena melihat hilal. Jika pandangan kalian terhalangi, maka tetapkanlah tiga puluh hari.”