Shahih Al-Bukhari hadits nomor 5568, 5569, dan 5570

٥٥٦٨ - حَدَّثَنَا إِسۡمَاعِيلُ قَالَ: حَدَّثَنِي سُلَيۡمَانُ، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ سَعِيدٍ، عَنِ القَاسِمِ: أَنَّ ابۡنَ خَبَّابٍ أَخۡبَرَهُ: أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا سَعِيدٍ يُحَدِّثُ: أَنَّهُ كَانَ غَائِبًا فَقَدِمَ، فَقُدِّمَ إِلَيۡهِ لَحۡمٌ، فَقَالَ: وَهَٰذَا مِنۡ لَحۡمِ ضَحَايَانَا، فَقَالَ: أَخِّرُوهُ لَا أَذُوقُهُ، قَالَ: ثُمَّ قُمۡتُ فَخَرَجۡتُ، حَتَّى آتِيَ أَخِي أَبَا قَتَادَةَ، وَكَانَ أَخَاهُ لِأُمِّهِ، وَكَانَ بَدۡرِيًّا، فَذَكَرۡتُ ذٰلِكَ لَهُ، فَقَالَ: إِنَّهُ قَدۡ حَدَثَ بَعۡدَكَ أَمۡرٌ. [طرفه في: ٣٩٩٧].
5568. Isma’il telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Sulaiman menceritakan kepadaku dari Yahya bin Sa’id, dari Al-Qasim: Bahwa Ibnu Khabbab mengabarkan kepada beliau bahwa dia mendengar Abu Sa’id menceritakan: Bahwa beliau pernah pergi lalu beliau datang dan dihidangkan daging untuk beliau. Dia berkata: Ini dari daging kurban kami. Abu Sa’id berkata: Tunda dulu! Aku tidak akan mencicipinya. Abu Sa’id berkata: Kemudian aku bangkit keluar hingga aku mendatangi saudaraku Abu Qatadah. Dia adalah saudara seibunya dan beliau dahulu mengikuti perang Badr. Lalu aku menyebutkan hal itu kepadanya. Abu Qatadah berkata: Sesungguhnya ada perkara baru yang terjadi sepeninggalmu.
٥٥٦٩ - حَدَّثَنَا أَبُو عَاصِمٍ، عَنۡ يَزِيدَ بۡنِ أَبِي عُبَيۡدٍ، عَنۡ سَلَمَةَ بۡنِ الۡأَكۡوَعِ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (مَنۡ ضَحَّى مِنۡكُمۡ فَلَا يُصۡبِحَنَّ بَعۡدَ ثَالِثَةٍ وَفِي بَيۡتِهِ مِنۡهُ شَيۡءٌ). فَلَمَّا كَانَ الۡعَامُ المُقۡبِلُ، قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، نَفۡعَلُ كَمَا فَعَلۡنَا عَامَ المَاضِي؟ قَالَ: (كُلُوا وَأَطۡعِمُوا وَادَّخِرُوا، فَإِنَّ ذٰلِكَ الۡعَامَ كَانَ بِالنَّاسِ جَهۡدٌ، فَأَرَدۡتُ أَنۡ تُعِينُوا فِيهَا).
5569. Abu ‘Ashim telah menceritakan kepada kami dari Yazid bin Abu ‘Ubaid, dari Salamah bin Al-Akwa’, beliau mengatakan: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja di antara kalian yang menyembelih, maka ketika pagi hari setelah hari ketiga jangan sampai ada sebagian daging kurban masih ada di rumahnya.” Ketika tahun setelahnya, mereka bertanya, “Wahai Rasulullah, apakah kita melakukan sebagaimana yang kita lakukan tahun lalu?” Beliau bersabda, “Makan, berilah makan, dan simpanlah. Karena pada tahun itu orang-orang dalam kesulitan sehingga aku ingin kalian membantu.”
٥٥٧٠ - حَدَّثَنَا إِسۡمَاعِيلُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ قَالَ: حَدَّثَنِي أَخِي، عَنۡ سُلَيۡمَانَ، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ سَعِيدٍ، عَنۡ عَمۡرَةَ بِنۡتِ عَبۡدِ الرَّحۡمَٰنِ، عَنۡ عَائِشَةَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهَا قَالَتۡ: الضَّحِيَّةُ كُنَّا نُمَلِّحُ مِنۡهُ، فَنَقۡدَمُ بِهِ إِلَى النَّبِيِّ ﷺ بِالۡمَدِينَةِ، فَقَالَ: (لَا تَأۡكُلُوا إِلَّا ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ). وَلَيۡسَتۡ بِعَزِيمَةٍ، وَلَٰكِنۡ أَرَادَ أَنۡ يُطۡعِمَ مِنۡهُ، وَاللهُ أَعۡلَمُ. [طرفه في: ٥٤٢٣].
5570. Isma’il bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Saudaraku menceritakan kepadaku dari Sulaiman, dari Yahya bin Sa’id, dari ‘Amrah binti ‘Abdurrahman, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, beliau mengatakan: Dahulu, kami menggarami pada sebagian daging kurban. Sehingga kami bisa datang membawanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam di Madinah. Lalu beliau bersabda, “Janganlah kalian makan kecuali selama tiga hari.” Namun hal itu tidak wajib, hanya saja beliau ingin agar dapat memberi makanan darinya. Wallahualam.