Shahih Muslim hadits nomor 94

١٥٣ - (٩٤) - وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى وَابۡنُ بَشَّارٍ. قَالَ ابۡنُ الۡمُثَنَّى: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ جَعۡفَرٍ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ وَاصِلٍ الۡأَحۡدَبِ، عَنِ الۡمَعۡرُورِ بۡنِ سُوَيۡدٍ، قَالَ: سَمِعۡتُ أَبَا ذَرٍّ يُحَدِّثُ عَنِ النَّبِيِّ ﷺ؛ أَنَّهُ قَالَ: (أَتَانِي جِبۡرِيلُ عَلَيۡهِ السَّلَامُ، فَبَشَّرَنِي أَنَّهُ مَنۡ مَاتَ مِنۡ أُمَّتِكَ لَا يُشۡرِكُ بِاللهِ شَيۡئًا دَخَلَ الۡجَنَّةَ. قُلۡتُ: وَإِنۡ زَنَى وَإِنۡ سَرَقَ؟ قَالَ: وَإِنۡ زَنَى وَإِنۡ سَرَقَ). 
[البخاري: كتاب الجنائز، باب في الجنائز، رقم: ١١٨٠]. 
153. (94). Muhammad bin Al-Mutsanna dan Ibnu Basysyar telah menceritakan kepada kami. Ibnu Al-Mutsanna berkata: Muhammad bin Ja’far menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami dari Washil Al-Ahdab, dari Al-Ma’rur bin Suwaid. Beliau berkata: Aku mendengar Abu Dzarr menceritakan dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam; Bahwa beliau bersabda, “Jibril ‘alaihis salam datang kepadaku lalu memberi kabar gembira kepadaku bahwa siapa saja yang meninggal dari kalangan umatku dalam keadaan tidak menyekutukan sesuatupun dengan Allah, maka dia masuk surga.” 
Aku bertanya, “Walaupun dia telah berzina dan mencuri?” 
Nabi bersabda, “Walaupun dia telah berzina dan mencuri.” 
١٥٤ - (...) - حَدَّثَنِي زُهَيۡرُ بۡنُ حَرۡبٍ وَأَحۡمَدُ بۡنُ خِرَاشٍ، قَالَا: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الصَّمَدِ بۡنُ عَبۡدِ الۡوَارِثِ: حَدَّثَنَا أَبِي، قَالَ: حَدَّثَنِي حُسَيۡنٌ الۡمُعَلِّمُ، عَنِ ابۡنِ بُرَيۡدَةَ: أَنَّ يَحۡيَىٰ بۡنَ يَعۡمَرَ حَدَّثَهُ: أَنَّ أَبَا الۡأَسۡوَدِ الدِّيلِيَّ حَدَّثَهُ: أَنَّ أَبَا ذَرٍّ حَدَّثَهُ قَالَ: أَتَيۡتُ النَّبِيَّ ﷺ وَهُوَ نَائِمٌ، عَلَيۡهِ ثَوۡبٌ أَبۡيَضُ، ثُمَّ أَتَيۡتُهُ فَإِذَا هُوَ نَائِمٌ، ثُمَّ أَتَيۡتُهُ وَقَدِ اسۡتَيۡقَظَ، فَجَلَسۡتُ إِلَيۡهِ. فَقَالَ: (مَا مِنۡ عَبۡدٍ قَالَ: لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ ثُمَّ مَاتَ عَلَى ذٰلِكَ إِلَّا دَخَلَ الۡجَنَّةَ). قُلۡتُ: وَإِنۡ زَنَى وَإِنۡ سَرَقَ؟ قَالَ: (وَإِنۡ زَنَى وَإِنۡ سَرَقَ). قُلۡتُ: وَإِنۡ زَنَى وَإِنۡ سَرَقَ؟ قَالَ: (وَإِنۡ زَنَى وَإِنۡ سَرَقَ) ثَلَاثًا. ثُمَّ قَالَ فِي الرَّابِعَةِ: (عَلَى رَغۡمِ أَنۡفِ أَبِي ذَرٍّ). 
قَالَ: فَخَرَجَ أَبُو ذَرٍّ وَهُوَ يَقُولُ: وَإِنۡ رَغِمَ أَنۡفُ أَبِي ذَرٍّ. 
[البخاري: كتاب اللباس، باب الثياب البيض، رقم: ٥٤٨٩]. 
154. Zuhair bin Harb dan Ahmad bin Khirasy telah menceritakan kepadaku. Keduanya berkata: ‘Abdush Shamad bin ‘Abdul Warits menceritakan kepada kami: Ayahku menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Husain Al-Mu’allim menceritakan kepadaku dari Ibnu Buraidah: Bahwa Yahya bin Ya’mar menceritakan kepadanya: Bahwa Abu Al-Aswad Ad-Dili menceritakan kepadanya: Bahwa Abu Dzarr menceritakan kepadanya. Beliau mengatakan: Aku datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau sedang tidur malam. Beliau memakai pakaian putih. Kemudian aku datang lagi kepada beliau ternyata beliau masih tidur. Kemudian aku datang lagi kepada beliau dan beliau sudah bangun. Aku duduk menghadap beliau. 
Nabi bersabda, “Tidak ada satu hambapun yang berkata: Tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah kemudian mati dalam keadaan itu kecuali masuk surga.” 
Aku bertanya, “Walaupun dia telah berzina dan mencuri?” 
Nabi bersabda, “Walaupun dia telah berzina dan mencuri.” 
Aku bertanya, “Walaupun dia telah berzina dan mencuri?” 
Nabi bersabda, “Walaupun dia telah berzina dan mencuri.” Sebanyak tiga kali. Kemudian beliau bersabda di kali keempat, “Meski Abu Dzarr tidak menyukainya.” 
Abu Al-Aswad berkata: Abu Dzarr pun keluar seraya berkata: Walau Abu Dzarr tidak menyukainya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar