Shahih Muslim hadits nomor 110

١٧٦ - (١١٠) - حَدَّثَنَا يَحۡيَىٰ بۡنُ يَحۡيَىٰ: أَخۡبَرَنَا مُعَاوِيَةُ بۡنُ سَلَّامِ بۡنِ أَبِي سَلَّامٍ الدِّمَشۡقِيُّ، عَنۡ يَحۡيَىٰ بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ: أَنَّ أَبَا قِلَابَةَ أَخۡبَرَهُ: أَنَّ ثَابِتَ بۡنَ الضَّحَّاكِ أَخۡبَرَهُ: أَنَّهُ بَايَعَ رَسُولُ اللهِ ﷺ تَحۡتَ الشَّجَرَةِ، وَأَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (مَنۡ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ بِمِلَّةٍ غَيۡرِ الۡإِسۡلَامِ كَاذِبًا فَهُوَ كَمَا قَالَ، وَمَنۡ قَتَلَ نَفۡسَهُ بِشَيۡءٍ عُذِّبَ بِهِ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ، وَلَيۡسَ عَلَى رَجُلٍ نَذۡرٌ فِي شَيۡءٍ لَا يَمۡلِكُهُ).
176. (110). Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami: Mu’awiyah bin Sallam bin Abu Sallam Ad-Dimasyqi mengabarkan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir: Bahwa Abu Qilabah mengabarkan kepadanya: Bahwa Tsabit bin Adh-Dhahhak mengabarkan kepadanya: Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaiat di bawah pohon dan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang bersumpah dengan agama selain Islam dalam keadaan dusta, maka dia sebagaimana yang dia katakan. Dan siapa saja yang membunuh dirinya dengan sesuatu, maka dia akan disiksa dengannya pada hari kiamat. Dan tidak ada kewajiban nazar bagi seseorang pada sesuatu yang tidak ia miliki.”
(...) - حَدَّثَنِي أَبُو غَسَّانَ الۡمِسۡمَعِيُّ: حَدَّثَنَا مُعَاذٌ - وَهُوَ ابۡنُ هِشَامٍ - قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنۡ يَحۡيَىٰ بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ، قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو قِلَابَةَ، عَنۡ ثَابِتِ بۡنِ الضَّحَّاكِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (لَيۡسَ عَلَى رَجُلٍ نَذۡرٌ فِيمَا لَا يَمۡلِكُ، وَلَعۡنُ الۡمُؤۡمِنِ كَقَتۡلِهِ، وَمَنۡ قَتَلَ نَفۡسَهُ بِشَيۡءٍ فِي الدُّنۡيَا عُذِّبَ بِهِ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ، وَمَنِ ادَّعَى دَعۡوَى كَاذِبَةً لِيَتَكَثَّرَ بِهَا لَمۡ يَزِدۡهُ اللهُ إِلَّا قِلَّةً، وَمَنۡ حَلَفَ عَلَى يَمِينِ صَبۡرٍ فَاجِرَةٍ).
Abu Ghassan Al-Misma’i telah menceritakan kepadaku: Mu’adz bin Hisyam menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Ayahku menceritakan kepadaku dari Yahya bin Abu Katsir. Beliau berkata: Abu Qilabah menceritakan kepadaku dari Tsabit bin Adh-Dhahhak, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, “Tidak ada kewajiban nazar bagi seseorang pada sesuatu yang tidak ia miliki. Melaknat seorang mukmin seperti membunuhnya. Siapa saja yang membunuh dirinya dengan sesuatu di dunia, maka dia akan disiksa dengannya pada hari kiamat. Siapa saja yang mengklaim dengan suatu klaim yang dusta agar dia bisa memperbanyak harta, maka Allah tidak akan menambahnya kecuali kesedikitan. Demikian pula siapa saja yang bersumpah dengan sumpah dusta.”
١٧٧ - (...) - حَدَّثَنَا إِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ، وَإِسۡحَاقُ بۡنُ مَنۡصُورٍ، وَعَبۡدُ الۡوَارِثِ بۡنُ عَبۡدِ الصَّمَدِ، كُلُّهُمۡ عَنۡ عَبۡدِ الصَّمَدِ بۡنِ عَبۡدِ الۡوَارِثِ، عَنۡ شُعۡبَةَ، عَنۡ أَيُّوبَ، عَنۡ أَبِي قِلَابَةَ، عَنۡ ثَابِتِ بۡنِ الضَّحَّاكِ الۡأَنۡصَارِيِّ. (ح) وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ رَافِعٍ، عَنۡ عَبۡدِ الرَّزَّاقِ، عَنِ الثَّوۡرِيِّ، عَنۡ خَالِدٍ الۡحَذَّاءِ، عَنۡ أَبِي قِلَابَةَ، عَنۡ ثَابِتِ بۡنِ الضَّحَّاكِ قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (مَنۡ حَلَفَ بِمِلَّةٍ سِوَى الۡإِسۡلَامِ كَاذِبًا مُتَعَمِّدًا فَهُوَ كَمَا قَالَ، وَمَنۡ قَتَلَ نَفۡسَهُ بِشَيۡءٍ عَذَّبَهُ اللهُ بِهِ فِي نَارِ جَهَنَّمَ).
هَٰذَا حَدِيثُ سُفۡيَانَ، وَأَمَّا شُعۡبَةُ فَحَدِيثُهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (مَنۡ حَلَفَ بِمِلَّةٍ سِوَىٰ الۡإِسۡلَامِ كَاذِبًا فَهُوَ كَمَا قَالَ، وَمَنۡ ذَبَحَ نَفۡسَهُ بِشَيۡءٍ ذُبِحَ بِهِ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ).
177. Ishaq bin Ibrahim, Ishaq bin Manshur, dan ‘Abdul Warits bin ‘Abdush Shamad telah menceritakan kepada kami. Mereka semua dari ‘Abdush Shamad bin ‘Abdul Warits, dari Syu’bah, dari Ayyub, dan Abu Qilabah, dari Tsabit bin Adh-Dhahhak Al-Anshari. (Dalam riwayat lain) Muhammad bin Rafi’ telah menceritakan kepada kami dari ‘Abdurrazzaq, dari Ats-Tsauri, dari Khalid Al-Hadzdza`, dari Abu Qilabah, dari Tsabit bin Adh-Dhahhak. Beliau mengatakan: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang bersumpah dengan agama selain Islam dalam keadaan dusta dan sengaja, maka dia sebagaimana yang dia katakan. Dan siapa saja yang membunuh dirinya dengan sesuatu, maka Allah akan menyiksa dia dengan sesuatu itu di dalam neraka jahanam.”
Ini adalah hadis Sufyan. Adapun Syu’bah, maka hadisnya adalah bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja bersumpah dengan agama selain Islam dalam keadaan dia berdusta, maka dia sebagaimana yang dia katakan. Dan siapa yang menyembelih dirinya dengan suatu benda, maka dia akan disembelih dengan benda itu pada hari kiamat.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar