Cari Blog Ini

Shahih Al-Bukhari hadis nomor 7444, 7445, dan 7446

٧٤٤٤ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡعَزِيزِ بۡنُ عَبۡدِ الصَّمَدِ، عَنۡ أَبِي عِمۡرَانَ، عَنۡ أَبِي بَكۡرِ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ قَيۡسٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (جَنَّتَانِ مِنۡ فِضَّةٍ، آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا، وَجَنَّتَانِ مِنۡ ذَهَبٍ، آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا، وَمَا بَيۡنَ الۡقَوۡمِ وَبَيۡنَ أَنۡ يَنۡظُرُوا إِلَى رَبِّهِمۡ إِلَّا رِدَاءُ الۡكِبۡرِ عَلَى وَجۡهِهِ فِي جَنَّةِ عَدۡنٍ). [طرفه في: ٤٨٧٨].

7444. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdush Shamad menceritakan kepada kami dari Abu ‘Imran, dari Abu Bakr bin ‘Abdullah bin Qais, dari ayahnya, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau berkata, “Ada dua kebun dari perak, bejana-bejananya dan isi kedua kebun tersebut. Ada pula dua kebun dari emas, bejana-bejananya dan isi kedua kebun tersebut. Tidak ada yang menghalangi kaum itu memandang Rab mereka kecuali rida keangkuhan pada wajah-Nya di janah ‘Adn.”

٧٤٤٥ - حَدَّثَنَا الۡحُمَيۡدِيُّ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡمَلِكُ بۡنُ أَعۡيَنَ، وَجَامِعُ بۡنُ أَبِي رَاشِدٍ، عَنۡ أَبِي وَائِلٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (مَنِ اقۡتَطَعَ مَالَ امۡرِىءٍ مُسۡلِمٍ بِيَمِينٍ كَاذِبَةٍ، لَقِيَ اللهَ وَهُوَ عَلَيۡهِ غَضۡبَانُ). قَالَ عَبۡدُ اللهِ: ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللهِ ﷺ مِصۡدَاقَهُ مِنۡ كِتَابِ اللهِ جَلَّ ذِكۡرُهُ: ﴿إِنَّ الَّذِينَ يَشۡتَرُونَ بِعَهۡدِ اللهِ وَأَيۡمَانِهِمۡ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمۡ فِي الۡآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ﴾ [آل عمران: ٧٧] الۡآيَةَ. [طرفه في: ٢٣٥٦].

7445. Al-Humaidi telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami: ‘Abdul Malik bin A’yan dan Jami’ bin Abu Rasyid menceritakan kepada kami dari Abu Wa`il, dari ‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau berkata: Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa mengambil sebagian harta seorang muslim dengan sumpah dusta, niscaya dia akan bertemu Allah dalam keadaan dimurkai.”

‘Abdullah berkata: Kemudian Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membaca ayat yang mendukungnya dari kitab Allah—jalla dzikruh—, “Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak memiliki bagian di akhirat dan mereka tidak diajak bicara oleh Allah...” (QS Ali Imran: 77).

٧٤٤٦ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُحَمَّدٍ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ، عَنۡ عَمۡرٍو، عَنۡ أَبِي صَالِحٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ، وَلَا يَنۡظُرُ إِلَيۡهِمۡ: رَجُلٌ حَلَفَ عَلَى سِلۡعَةٍ لَقَدۡ أَعۡطَى بِهَا أَكۡثَرَ مِمَّا أَعۡطَى وَهُوَ كَاذِبٌ، وَرَجُلٌ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ كَاذِبَةٍ بَعۡدَ الۡعَصۡرِ لِيَقۡتَطِعَ بِهَا مَالَ امۡرِىءٍ مُسۡلِمٍ، وَرَجُلٌ مَنَعَ فَضۡلَ مَاءٍ، فَيَقُولُ اللهُ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ: الۡيَوۡمَ أَمۡنَعُكَ فَضۡلِي كَمَا مَنَعۡتَ فَضۡلَ مَا لَمۡ تَعۡمَلۡ يَدَاكَ). [طرفه في: ٢٣٥٨].

7446. ‘Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada kami dari ‘Amr, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau berkata, “Tiga golongan yang tidak diajak bicara dan tidak dilihat oleh Allah pada hari kiamat: (1) seseorang yang bersumpah palsu bahwa dia telah membeli barang dagangannya dengan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya, (2) seseorang yang bersumpah palsu setelah asar dalam rangka merampas sebagian harta seorang muslim, dan (3) seseorang yang menghalangi orang lain dari kelebihan air, nanti Allah berkata pada hari kiamat, ‘Pada hari ini, Aku akan menghalangimu dari limpahan karunia-Ku sebagaimana engkau dahulu menghalangi orang lain dari kelebihan sesuatu yang bukan hasil usahamu.’”