٧٤٤٤ - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡعَزِيزِ
بۡنُ عَبۡدِ الصَّمَدِ، عَنۡ أَبِي عِمۡرَانَ، عَنۡ أَبِي بَكۡرِ بۡنِ عَبۡدِ
اللهِ بۡنِ قَيۡسٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (جَنَّتَانِ مِنۡ
فِضَّةٍ، آنِيَتُهُمَا وَمَا فِيهِمَا، وَجَنَّتَانِ مِنۡ ذَهَبٍ، آنِيَتُهُمَا
وَمَا فِيهِمَا، وَمَا بَيۡنَ الۡقَوۡمِ وَبَيۡنَ أَنۡ يَنۡظُرُوا إِلَى
رَبِّهِمۡ إِلَّا رِدَاءُ الۡكِبۡرِ عَلَى وَجۡهِهِ فِي جَنَّةِ عَدۡنٍ). [طرفه
في: ٤٨٧٨].
7444. ‘Ali bin ‘Abdullah telah menceritakan kepada kami: ‘Abdul ‘Aziz bin
‘Abdush Shamad menceritakan kepada kami dari Abu ‘Imran, dari Abu Bakr bin
‘Abdullah bin Qais, dari ayahnya, dari Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—.
Beliau berkata, “Ada dua kebun dari perak, bejana-bejananya dan isi kedua
kebun tersebut. Ada pula dua kebun dari emas, bejana-bejananya dan isi kedua
kebun tersebut. Tidak ada yang menghalangi kaum itu memandang Rab mereka
kecuali rida keangkuhan pada wajah-Nya di janah ‘Adn.”
٧٤٤٥ - حَدَّثَنَا الۡحُمَيۡدِيُّ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ
الۡمَلِكُ بۡنُ أَعۡيَنَ، وَجَامِعُ بۡنُ أَبِي رَاشِدٍ، عَنۡ أَبِي وَائِلٍ،
عَنۡ عَبۡدِ اللهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (مَنِ
اقۡتَطَعَ مَالَ امۡرِىءٍ مُسۡلِمٍ بِيَمِينٍ كَاذِبَةٍ، لَقِيَ اللهَ وَهُوَ
عَلَيۡهِ غَضۡبَانُ). قَالَ عَبۡدُ اللهِ: ثُمَّ قَرَأَ رَسُولُ اللهِ ﷺ
مِصۡدَاقَهُ مِنۡ كِتَابِ اللهِ جَلَّ ذِكۡرُهُ: ﴿إِنَّ الَّذِينَ يَشۡتَرُونَ
بِعَهۡدِ اللهِ وَأَيۡمَانِهِمۡ ثَمَنًا قَلِيلًا أُولَئِكَ لَا خَلَاقَ لَهُمۡ
فِي الۡآخِرَةِ وَلَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ﴾ [آل عمران: ٧٧] الۡآيَةَ. [طرفه في:
٢٣٥٦].
7445. Al-Humaidi telah menceritakan kepada kami: Sufyan menceritakan kepada
kami: ‘Abdul Malik bin A’yan dan Jami’ bin Abu Rasyid menceritakan kepada kami
dari Abu Wa`il, dari ‘Abdullah—radhiyallahu ‘anhu—. Beliau berkata:
Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Barang siapa mengambil
sebagian harta seorang muslim dengan sumpah dusta, niscaya dia akan bertemu
Allah dalam keadaan dimurkai.”
‘Abdullah berkata: Kemudian Rasulullah—shallallahu ‘alaihi wa sallam—membaca
ayat yang mendukungnya dari kitab Allah—jalla dzikruh—, “Sesungguhnya
orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah dan sumpah-sumpah mereka
dengan harga yang sedikit, mereka itu tidak memiliki bagian di akhirat dan
mereka tidak diajak bicara oleh Allah...” (QS Ali Imran: 77).
٧٤٤٦ - حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ مُحَمَّدٍ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ، عَنۡ
عَمۡرٍو، عَنۡ أَبِي صَالِحٍ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ:
(ثَلَاثَةٌ لَا يُكَلِّمُهُمُ اللهُ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ، وَلَا يَنۡظُرُ
إِلَيۡهِمۡ: رَجُلٌ حَلَفَ عَلَى سِلۡعَةٍ لَقَدۡ أَعۡطَى بِهَا أَكۡثَرَ
مِمَّا أَعۡطَى وَهُوَ كَاذِبٌ، وَرَجُلٌ حَلَفَ عَلَى يَمِينٍ كَاذِبَةٍ
بَعۡدَ الۡعَصۡرِ لِيَقۡتَطِعَ بِهَا مَالَ امۡرِىءٍ مُسۡلِمٍ، وَرَجُلٌ مَنَعَ
فَضۡلَ مَاءٍ، فَيَقُولُ اللهُ يَوۡمَ الۡقِيَامَةِ: الۡيَوۡمَ أَمۡنَعُكَ
فَضۡلِي كَمَا مَنَعۡتَ فَضۡلَ مَا لَمۡ تَعۡمَلۡ يَدَاكَ). [طرفه في:
٢٣٥٨].
7446. ‘Abdullah bin Muhammad telah menceritakan kepada kami: Sufyan
menceritakan kepada kami dari ‘Amr, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah, dari
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—. Beliau berkata, “Tiga golongan yang tidak
diajak bicara dan tidak dilihat oleh Allah pada hari kiamat: (1) seseorang
yang bersumpah palsu bahwa dia telah membeli barang dagangannya dengan harga
yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya, (2) seseorang yang bersumpah
palsu setelah asar dalam rangka merampas sebagian harta seorang muslim, dan
(3) seseorang yang menghalangi orang lain dari kelebihan air, nanti Allah
berkata pada hari kiamat, ‘Pada hari ini, Aku akan menghalangimu dari limpahan
karunia-Ku sebagaimana engkau dahulu menghalangi orang lain dari kelebihan
sesuatu yang bukan hasil usahamu.’”