Shahih Al-Bukhari hadits nomor 1524

٧ – بَابُ مُهَلِّ أَهۡلِ مَكَّةَ لِلۡحَجِّ وَالۡعُمۡرَةِ

7. Bab tempat ihlal (memulai talbiah) penduduk Makkah untuk haji dan umrah

١٥٢٤ – حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ: حَدَّثَنَا وُهَيۡبٌ: حَدَّثَنَا ابۡنُ طَاوُسٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ قَالَ: إِنَّ النَّبِيَّ ﷺ وَقَّتَ لِأَهۡلِ الۡمَدِينَةِ ذَا الۡحُلَيۡفَةِ، وَلِأَهۡلِ الشَّأۡمِ الۡجُحۡفَةَ، وَلِأَهۡلِ نَجۡدٍ قَرۡنَ الۡمَنَازِلِ، وَلِأَهۡلِ الۡيَمَنِ يَلَمۡلَمَ، هُنَّ لَهُنَّ، وَلِمَنۡ أَتَى عَلَيۡهِنَّ مِنۡ غَيۡرِهِنَّ، مِمَّنۡ أَرَادَ الۡحَجَّ وَالۡعُمۡرَةَ، وَمَنۡ كَانَ دُونَ ذٰلِكَ فَمِنۡ حَيۡثُ أَنۡشَأَ، حَتَّى أَهۡلُ مَكَّةَ مِنۡ مَكَّةَ. [الحديث ١٥٢٤ – أطرافه في: ١٥٢٦، ١٥٢٩، ١٥٣٠، ١٨٤٥].
1524. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami: Wuhaib menceritakan kepada kami: Ibnu Thawus menceritakan kepada kami, dari ayahnya, dari Ibnu ‘Abbas, beliau mengatakan: Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah menentukan mikat untuk penduduk Madinah dari Dzul Hulaifah, untuk penduduk Syam dari Juhfah, untuk penduduk Najd dari Qarnul Manazil, dan untuk penduduk Yaman dari Yalamlam. Mikat-mikat tersebut untuk tempat-tempat tersebut dan untuk selainnya yang melewati tempat-tempat tersebut bagi siapa saja yang ingin haji dan umrah. Dan siapa saja yang berada lebih dekat daripada tempat tersebut, maka mikatnya dari tempat ia memulai ihram. Sehingga, penduduk Makkah mikatnya dari Makkah.