Shahih Al-Bukhari hadits nomor 1782

٤ – بَابُ عُمۡرَةٍ فِي رَمَضَانَ
4. Bab umrah di bulan Ramadan

١٧٨٢ – حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ: حَدَّثَنَا يَحۡيَى، عَنِ ابۡنِ جُرَيۡجٍ، عَنۡ عَطَاءٍ قَالَ: سَمِعۡتُ ابۡنَ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا يُخۡبِرُنَا يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ لِامۡرَأَةٍ مِنَ الۡأَنۡصَارِ، سَمَّاهَا ابۡنُ عَبَّاسٍ فَنَسِيتُ اسۡمَهَا: (مَا مَنَعَكِ أَنۡ تَحُجِّي مَعَنَا؟) قَالَتۡ: كَانَ لَنَا نَاضِحٌ فَرَكِبَهُ أَبُو فُلَانٍ وَابۡنُهُ – لِزَوۡجِهَا وَابۡنِهَا – وَتَرَكَ نَاضِحًا نَنۡضَحُ عَلَيۡهِ، قَالَ: (فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعۡتَمِرِي فِيهِ، فَإِنَّ عُمۡرَةً فِي رَمَضَانَ حَجَّةٌ). أَوۡ نَحۡوًا مِمَّا قَالَ. [الحديث ١٧٨٢ – طرفه في: ١٨٦٣].
1782. Musaddad telah menceritakan kepada kami: Yahya menceritakan kepada kami, dari Ibnu Juraij, dari ‘Atha`, beliau mengatakan: Aku mendengar Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma mengabarkan kepada kami, beliau berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada seorang wanita Ansar, Ibnu ‘Abbas menyebutkan namanya namun aku lupa, “Apa yang menghalangimu untuk haji bersama kami?” Wanita itu menjawab: Kami memiliki unta yang digunakan untuk mengairi. Unta itu ditunggangi oleh Abu Fulan dan anaknya –yaitu suami dan putra wanita Ansar itu-, dan ia meninggalkan seekor unta lain yang kami gunakan untuk mengairi tersebut. Nabi bersabda, “Apabila bulan Ramadan tiba, umrahlah di bulan itu. Karena umrah di bulan Ramadan sama dengan (pahala) haji.” Atau semisal yang beliau ucapkan.