Shahih Al-Bukhari hadits nomor 957, 958, dan 959

٧ – بَابُ الۡمَشۡيِ وَالرُّكُوبِ إِلَى الۡعِيدِ وَالصَّلَاةِ قَبۡلَ الۡخُطۡبَةِ بِغَيۡرِ أَذَانٍ وَلَا إِقَامَةٍ
7. Bab berjalan dan naik kendaraan menuju salat Id dan salat sebelum khotbah tanpa azan dan ikamah

٩٥٧ – حَدَّثَنَا إِبۡرَاهِيمُ بۡنُ الۡمُنۡذِرِ قَالَ: حَدَّثَنَا أَنَسٌ، عَنۡ عُبَيۡدِ اللهِ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ عُمَرَ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ كَانَ يُصَلِّي فِي الۡأَضۡحَى وَالۡفِطۡرِ، ثُمَّ يَخۡطُبُ بَعۡدَ الصَّلَاةِ.
[الحديث ٩٥٧ – طرفه في: ٩٦٣].
957. Ibrahim ibnul Mundzir telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Anas menceritakan kepada kami, dari ‘Ubaidullah, dari Nafi’, dari ‘Abdullah bin ‘Umar: Bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu salat di hari Iduladha dan Idulfitri kemudian khotbah setelah salat.
٩٥٨ – حَدَّثَنَا إِبۡرَاهِيمُ بۡنُ مُوسَى قَالَ: أَخۡبَرَنَا هِشَامٌ: أَنَّ ابۡنَ جُرَيۡجٍ أَخۡبَرَهُمۡ قَالَ: أَخۡبَرَنِي عَطَاءٌ، عَنۡ جَابِرِ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ قَالَ: سَمِعۡتُهُ يَقُولُ: إِنَّ النَّبِيَّ ﷺ خَرَجَ يَوۡمَ الۡفِطۡرِ، فَبَدَأَ بِالصَّلَاةِ قَبۡلَ الۡخُطۡبَةِ. [الحديث ٩٥٨ – طرفاه في: ٩٦١، ٩٧٨].
958. Ibrahim bin Musa telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Hisyam mengabarkan kepada kami: Bahwa Ibnu Juraij mengabarkan kepada mereka, beliau berkata: ‘Atha` mengabarkan kepadaku dari Jabir bin ‘Abdullah, beliau berkata: Aku mendengarnya mengatakan: Sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam keluar di hari Idulfitri, lalu beliau memulai salat sebelum khotbah.
٩٥٩ – قَالَ: وَأَخۡبَرَنِي عَطَاءٌ: أَنَّ ابۡنَ عَبَّاسٍ أَرۡسَلَ إِلَى ابۡنِ الزُّبَيۡرِ، فِي أَوَّلِ مَا بُويِعَ لَهُ: أَنَّهُ لَمۡ يَكۡنُ يُؤَذَّنُ بِالصَّلَاةِ يَوۡمَ الۡفِطۡرِ، إِنَّمَا الۡخُطۡبَةُ بَعۡدَ الصَّلَاةِ.
959. Ibnu Juraij berkata: ‘Atha` mengabarkan kepadaku: Bahwa Ibnu ‘Abbas mengirim pesan kepada Ibnuz Zubair ketika beliau baru saja dibaiat: Bahwa salat Idulfitri tidak diawali dengan azan dan khotbah dilakukan setelah salat.