Sunan Abu Dawud hadits nomor 2229

٢٢٢٩ – (صحيح) حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحِيمِ الۡبَزَّازُ، نا عَلِيُّ بۡنُ بَحۡرٍ الۡقَطَّانُ، نا هِشَامُ بۡنُ يُوسُفَ، عَنۡ مَعۡمَرٍ، عَنۡ عَمۡرِو بۡنِ مُسۡلِمٍ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ أَنَّ امۡرَأَةَ ثَابِتِ بۡنِ قَيۡسٍ اخۡتَلَعَتۡ مِنۡهُ، فَجَعَلَ النَّبِيُّ ﷺ عِدَّتَهَا حَيۡضَةٌ. قَالَ أَبُو دَاوُدَ: وَهَٰذَا الۡحَدِيثُ رَوَاهُ عَبۡدُ الرَّزَّاقِ، عَنۡ مَعۡمَرٍ، عَنۡ عَمۡرِو بۡنِ مُسۡلِمٍ، عَنۡ عِكۡرِمَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ، مُرۡسَلًا.
2229. Muhammad bin ‘Abdurrahim Al-Bazzaz telah menceritakan kepada kami: ‘Ali bin Bahr Al-Qaththtan menceritakan kepada kami: Hisyam bin Yusuf menceritakan kepada kami dari Ma’mar, dari ‘Amr bin Muslim, dari ‘Ikrimah, dari Ibnu ‘Abbas, bahwa istri Tsabit bin Qais mengajukan khuluk terhadap suaminya, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan masa idahnya satu kali haid. Abu Dawud berkata: Hadis ini juga diriwayatkan oleh ‘Abdurrazzaq dari Ma’mar, dari ‘Amr bin Muslim, dari ‘Ikrimah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam secara mursal.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar