Shahih Al-Bukhari hadits nomor 3044

١٦٩ - بَابُ قَتۡلِ الۡأَسِيرِ، وَقَتۡلِ الصَّبۡرِ
169. Bab membunuh tawanan dan membunuh orang yang terbelenggu

٣٠٤٤ - حَدَّثَنَا إِسۡمَاعِيلُ قَالَ: حَدَّثَنِي مَالِكٌ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ، عَنۡ أَنَسِ بۡنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ: أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ دَخَلَ عَامَ الۡفَتۡحِ وَعَلَى رَأۡسِهِ الۡمِغۡفَرُ، فَلَمَّا نَزَعَهُ جَاءَ رَجُلٌ فَقَالَ: إِنَّ ابۡنَ خَطَلٍ مُتَعَلِّقٌ بِأَسۡتَارِ الۡكَعۡبَةِ، فَقَالَ: (اقۡتُلُوهُ). [طرفه في: ١٨٤٦].
3044. Isma’il telah menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Malik menceritakan kepadaku dari Ibnu Syihab, dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam masuk (Makkah) pada tahun Fathu Makkah dalam keadaan memakai topi besi di kepala beliau. Ketika beliau melepasnya, seseorang datang seraya berkata, “Sesungguhnya Ibnu Khathal bergantung di kiswah Kakbah.” Nabi bersabda, “Bunuh dia!”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar