Shahih Muslim hadits nomor 1451

١٨ - (١٤٥١) - حَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ يَحۡيَىٰ وَعَمۡرٌو النَّاقِدُ وَإِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ. كُلُّهُمۡ عَنِ الۡمُعۡتَمِرِ - وَاللَّفۡظُ لِيَحۡيَىٰ -: أَخۡبَرَنَا الۡمُعۡتَمِرُ بۡنُ سُلَيۡمَانَ، عَنۡ أَيُّوبَ، يُحَدِّثُ عَنۡ أَبِي الۡخَلِيلِ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡحَارِثِ، عَنۡ أُمِّ الۡفَضۡلِ قَالَتۡ: دَخَلَ أَعۡرَابِيٌّ عَلَىٰ نَبِيِّ اللهِ ﷺ وَهُوَ فِي بَيۡتِي. فَقَالَ: يَا نَبِيَّ اللهِ، إِنِّي كَانَتۡ لِي امۡرَأَةٌ فَتَزَوَّجۡتُ عَلَيۡهَا أُخۡرَىٰ، فَزَعَمَتِ امۡرَأَتِي الۡأُولَى أَنَّهَا أَرۡضَعَتِ امۡرَأَتِي الۡحُدۡثَىٰ رَضۡعَةً أَوۡ رَضۡعَتَيۡنِ. فَقَالَ نَبِيُّ اللهِ ﷺ: (لَا تُحَرِّمُ الۡإِمۡلَاجَةُ وَالۡإِمۡلَاجَتَانِ).
قَالَ عَمۡرٌو فِي رِوَايَتِهِ: عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡحَارِثِ بۡنِ نَوۡفَلٍ.
18. (1451). Yahya bin Yahya, ‘Amr An-Naqid, dan Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami. Mereka seluruhnya dari Al-Mu’tamir. Lafal hadis ini milik Yahya. Al-Mu’tamir bin Sulaiman mengabarkan kepada kami dari Ayyub. Beliau menceritakan dari Abu Al-Khalil, dari ‘Abdullah bin Al-Harits, dari Ummu Al-Fadhl. Beliau mengatakan:
Seorang arab badui datang menemui Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika beliau sedang di rumahku. Dia berkata, “Wahai Nabi Allah, sesungguhnya dahulu aku memiliki seorang istri, lalu aku menikahi wanita lain. Istriku yang pertama mengklaim bahwa dia pernah menyusui istriku yang baru sebanyak satu atau dua kali susuan.”
Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu atau dua kali susuan tidak menyebabkan hubungan mahram.”
‘Amr berkata di dalam riwayatnya: Dari ‘Abdullah bin Al-Harits bin Naufal.
١٩ - (...) - وَحَدَّثَنِي أَبُو غَسَّانَ الۡمِسۡمَعِيُّ: حَدَّثَنَا مُعَاذٌ. (ح) وَحَدَّثَنَا ابۡنُ الۡمُثَنَّى وَابۡنُ بَشَّارٍ. قَالَا: حَدَّثَنَا مُعَاذُ بۡنُ هِشَامٍ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنۡ قَتَادَةَ، عَنۡ صَالِحِ بۡنِ أَبِي مَرۡيَمَ، أَبِي الۡخَلِيلِ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡحَارِثِ، عَنۡ أُمِّ الۡفَضۡلِ، أَنَّ رَجُلًا مِنۡ بَنِي عَامِرِ بۡنِ صَعۡصَعَةَ قَالَ: يَا نَبِيَّ اللهِ، هَلۡ تُحَرِّمُ الرَّضۡعَةُ الۡوَاحِدَةُ؟ قَالَ: (لَا).
19. Abu Ghassan Al-Misma’i telah menceritakan kepadaku: Mu’adz menceritakan kepada kami. (Dalam riwayat lain) Ibnu Al-Mutsanna dan Ibnu Basysyar telah menceritakan kepada kami. Keduanya berkata: Mu’adz bin Hisyam menceritakan kepada kami: Ayahku menceritakan kepadaku dari Qatadah, dari Shalih bin Abu Maryam Abu Al-Khalil, dari ‘Abdullah bin Al-Harits, dari Ummu Al-Fadhl, bahwa seseorang dari Bani ‘Amir bin Sha’sha’ah bertanya, “Wahai Nabi Allah, apakah satu kali susuan menyebabkan hubungan mahram?” Nabi menjawab, “Tidak.”
٢٠ - (...) - حَدَّثَنَا أَبُو بَكۡرِ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ بِشۡرٍ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بۡنُ أَبِي عَرُوبَةَ، عَنۡ قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِي الۡخَلِيلِ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡحَارِثِ، أَنَّ أُمَّ الۡفَضۡلِ حَدَّثَتۡ، أَنَّ نَبِيَّ اللهِ ﷺ قَالَ: (لَا تُحَرِّمُ الرَّضۡعَةُ أَوِ الرَّضۡعَتَانِ، أَوِ الۡمَصَّةُ أَوِ الۡمَصَّتَانِ).
20. Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Bisyr menceritakan kepada kami: Sa’id bin Abu ‘Arubah menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Abu Al-Khalil, dari ‘Abdullah bin Al-Harits, bahwa Ummu Al-Fadhl menceritakan bahwa Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Satu atau dua kali susuan/isapan tidak menyebabkan hubungan mahram.”
٢١ - (...) - وَحَدَّثَنَاهُ أَبُو بَكۡرِ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ وَإِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ. جَمِيعًا عَنۡ عَبۡدَةَ بۡنِ سُلَيۡمَانَ، عَنِ ابۡنِ أَبِي عَرُوبَةَ، بِهَٰذَا الۡإِسۡنَادِ.
أَمَّا إِسۡحَاقُ فَقَالَ، كَرِوَايَةِ ابۡنِ بِشۡرٍ: (أَوِ الرَّضۡعَتَانِ أَوِ الۡمَصَّتَانِ).
وَأَمَّا ابۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ فَقَالَ: (وَالرَّضۡعَتَانِ وَالۡمَصَّتَانِ).
21. Abu Bakr bin Abu Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim telah menceritakannya kepada kami. Semuanya dari ‘Abdah bin Sulaiman, dari Ibnu Abu ‘Arubah, melalui sanad ini.
Adapun Ishaq, beliau mengatakan seperti riwayat Ibnu Bisyr, “Atau dua kali susuan/isapan.”
Adapun Ibnu Abu Syaibah, beliau berkata, “Dan dua kali susuan/isapan.”
٢٢ - (...) - وَحَدَّثَنَا ابۡنُ أَبِي عُمَرَ: حَدَّثَنَا بِشۡرُ بۡنُ السَّرِيِّ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بۡنُ سَلَمَةَ، عَنۡ قَتَادَةَ، عَنۡ أَبِي الۡخَلِيلِ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡحَارِثِ بۡنِ نَوۡفَلٍ، عَنۡ أُمِّ الۡفَضۡلِ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (لَا تُحَرِّمُ الۡإِمۡلَاجَةُ وَالۡإِمۡلَاجَتَانِ).
22. Ibnu Abu ‘Umar telah menceritakan kepada kami: Bisyr bin As-Sari menceritakan kepada kami: Hammad bin Salamah menceritakan kepada kami dari Qatadah, dari Abu Al-Khalil, dari ‘Abdullah bin Al-Harits bin Naufal, dari Ummu Al-Fadhl, dari Nabi shallallahu ‘alaih wa sallam. Beliau bersabda, “Satu atau dua kali susuan tidak menyebabkan hubungan mahram.”
٢٣ - (...) - حَدَّثَنِي أَحۡمَدُ بۡنُ سَعِيدٍ الدَّارِمِيُّ: حَدَّثَنَا حَبَّانُ: حَدَّثَنَا هَمَّامٌ: حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنۡ أَبِي الۡخَلِيلِ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡحَارِثِ، عَنۡ أُمِّ الۡفَضۡلِ: سَأَلَ رَجُلٌ النَّبِيَّ ﷺ: أَتُحَرِّمُ الۡمَصَّةُ؟ فَقَالَ: لَا.
23. Ahmad bin Sa’id Ad-Darimi telah menceritakan kepadaku: Habban menceritakan kepada kami: Hammam menceritakan kepada kami: Qatadah menceritakan kepada kami dari Abu Al-Khalil, dari ‘Abdullah bin Al-Harits, dari Ummu Al-Fadhl: Seseorang bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Apakah satu isapan menyebabkan hubungan mahram?” Nabi menjawab, “Tidak.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar