٥٣٣٩ - وَسَمِعۡتُ زَيۡنَبَ ابۡنَةَ أُمِّ سَلَمَةَ تُحَدِّثُ، عَنۡ أُمِّ
حَبِيبَةَ: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ قَالَ: (لَا يَحِلُّ لِامۡرَأَةٍ مُسۡلِمَةٍ
تُؤۡمِنُ بِاللهِ وَالۡيَوۡمِ الۡآخِرِ أَنۡ تُحِدَّ فَوۡقَ ثَلَاثَةِ
أَيَّامٍ، إِلَّا عَلَى زَوۡجِهَا أَرۡبَعَةَ أَشۡهُرٍ وَعَشۡرًا). [طرفه في:
١٢٨٠].
5339. Aku mendengar Zainab binti Umu Salamah menceritakan dari Umu Habibah:
Nabi—shallallahu ‘alaihi wa sallam—bersabda, “Tidak halal bagi wanita muslimah
yang beriman kepada Allah dan hari akhir untuk melakukan ihdad (berkabung)
lebih dari tiga hari, kecuali terhadap suami, (masa ihdadnya) selama empat
bulan sepuluh hari.”