Shahih Muslim hadits nomor 2812

١٦ – بَابُ تَحۡرِيشِ الشَّيۡطَانِ، وَبَعۡثِهِ سَرَايَاهُ لِفِتۡنَةِ النَّاسِ، وَأَنَّ مَعَ كُلِّ إِنۡسَانٍ قَرِينًا

16. Bab setan mengadu domba dan mengutus pasukannya untuk memfitnah manusia dan bahwa setiap manusia ada yang menyertainya

٦٥ – (٢٨١٢) – حَدَّثَنَا عُثۡمَانُ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ وَإِسۡحَاقُ بۡنُ إِبۡرَاهِيمَ. قَالَ إِسۡحَاقُ: أَخۡبَرَنَا. وَقَالَ عُثۡمَانُ: حَدَّثَنَا جَرِيرٌ، عَنِ الۡأَعۡمَشِ، عَنۡ أَبِي سُفۡيَانَ، عَنۡ جَابِرٍ. قَالَ: سَمِعۡتُ النَّبِيُّ ﷺ يَقُولُ: (إِنَّ الشَّيۡطَانَ قَدۡ أَيِسَ أَنۡ يَعۡبُدَهُ الۡمُصَلُّونَ فِي جَزِيرَةِ الۡعَرَبِ، وَلَٰكِنۡ فِي التَّحۡرِيشِ بَيۡنَهُمۡ).
65. (2812). 'Utsman bin Abu Syaibah dan Ishaq bin Ibrahim telah menceritakan kepada kami. Ishaq berkata: Telah mengabarkan kepada kami. 'Utsman berkata: Jarir menceritakan kepada kami, dari Al-A'masy, dari Abu Sufyan, dari Jabir. Beliau berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setan telah putus asa untuk disembah oleh orang-orang yang shalat di jazirah Arab. Akan tetapi dia tidak putus asa untuk mengadu domba antara mereka.”
(…) - وَحَدَّثَنَاهُ أَبُو بَكۡرِ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ: حَدَّثَنَا وَكِيعٌ. (ح) وَحَدَّثَنَا أَبُو كُرَيۡبٍ: حَدَّثَنَا أَبُو مُعَاوِيَةَ. كِلَاهُمَا عَنِ الۡأَعۡمَشِ، بِهَٰذَا الۡإِسۡنَادِ.
Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan hadits ini kepada kami: Waki' menceritakan kepada kami. (Dalam riwayat lain) Abu Kuraib telah menceritakan kepada kami: Abu Mu'awiyah menceritakan kepada kami. Masing-masing mereka berdua dari Al-A'masy, dengan sanad ini.