Shahih Al-Bukhari hadits nomor 1990

٦٦ – بَابُ صَوۡمِ يَوۡمِ الۡفِطۡرِ

66. Bab puasa hari Idulfitri

١٩٩٠ – حَدَّثَنَا عَبۡدُ اللهِ بۡنُ يُوسُفَ: أَخۡبَرَنَا مَالِكٌ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ، عَنۡ أَبِي عُبَيۡدٍ مَوۡلَى ابۡنِ أَزۡهَرَ، قَالَ: شَهِدۡتُ الۡعِيدَ مَعَ عُمَرَ بۡنِ الۡخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ، فَقَالَ: هَٰذَانِ يَوۡمَانِ نَهَى رَسُولُ اللهِ ﷺ عَنۡ صِيَامِهِمَا: يَوۡمُ فِطۡرِكُمۡ مِنۡ صِيَامِكُمۡ، وَالۡيَوۡمُ الۡآخَرُ تَأۡكُلُونَ فِيهِ مِنۡ نُسُكِكُمۡ. قَالَ أَبُو عَبۡدِ اللهِ: قَالَ ابۡنُ عُيَيۡنَةَ: مَنۡ قَالَ مَوۡلَى ابۡنِ أَزۡهَرَ فَقَدۡ أَصَابَ، وَمَنۡ قَالَ مَوۡلَى عَبۡدِ الرَّحۡمٰنِ بۡنِ عَوۡفٍ فَقَدۡ أَصَابَ. [الحديث ١٩٩٠ – طرفه في: ٥٥٧١].
1990. ‘Abdullah bin Yusuf telah menceritakan kepada kami: Malik mengabarkan kepada kami, dari Ibnu Syihab, dari Abu ‘Ubaid maula Ibnu Azhar, beliau mengatakan: Aku pernah menyaksikan hari raya bersama ‘Umar bin Al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, beliau mengatakan: Dua hari ini telah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam larang untuk berpuasa padanya: hari idulfitri –yaitu berbukanya kalian dari berpuasa- dan hari lain saat kalian makan dari sembelihan kalian. Abu ‘Abdullah mengatakan: Ibnu ‘Uyainah mengatakan: Siapa saja yang mengatakan maula Ibnu Azhar, ia telah benar. Dan siapa saja yang mengatakan maula ‘Abdurrahman bin ‘Auf, ia juga benar.