Shahih Al-Bukhari hadits nomor 1620

٦٥ – بَابُ الۡكَلَامِ فِي الطَّوَافِ
65. Bab berbicara ketika tawaf

١٦٢٠ – حَدَّثَنَا إِبۡرَاهِيمُ بۡنُ مُوسَى: حَدَّثَنَا هِشَامٌ: أَنَّ ابۡنَ جُرَيۡجٍ أَخۡبَرَهُمۡ قَالَ: أَخۡبَرَنِي سُلَيۡمَانُ الۡأَحۡوَلُ: أَنَّ طَاوُسًا أَخۡبَرَهُ، عَنِ ابۡنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا: أَنَّ النَّبِيَّ ﷺ مَرَّ وَهُوَ يَطُوفُ بِالۡكَعۡبَةِ بِإِنۡسَانٍ رَبَطَ يَدَهُ إِلَى إِنۡسَانٍ بِسَيۡرٍ أَوۡ بِخَيۡطٍ أَوۡ بِشَيۡءٍ غَيۡرِ ذٰلِكَ، فَقَطَعَهُ النَّبِيُّ ﷺ بِيَدِهِ، ثُمَّ قَالَ: (قُدۡهُ بِيَدِهِ). [الحديث ١٦٢٠ – أطرافه في: ١٦٢١، ٦٧٠٢، ٦٧٠٣].
1620. Ibrahim bin Musa telah menceritakan kepada kami: Hisyam menceritakan kepada kami: Bahwa Ibnu Juraij mengabarkan kepada mereka, beliau mengatakan: Sulaiman Al-Ahwal mengabarkan kepadaku: Bahwa Thawus mengabarkan kepada beliau, dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma: Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika tawaf di Ka’bah beliau melewati seseorang yang mengikat tangannya ke orang lain dengan menggunakan tali kulit atau benang atau sesuatu selain itu. Lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memotongnya menggunakan tangan beliau, kemudian bersabda, “Tuntunlah ia dengan tangannya.”