Shahih Muslim hadits nomor 1165

٤٠ – بَابُ فَضۡلِ لَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ وَالۡحَثِّ عَلَى طَلَبِهَا، وَبَيَانِ مَحَلِّهَا وَأَرۡجَى أَوۡقَاتِ طَلَبِهَا
40. Bab keutamaan lailatulkadar, anjuran untuk mencarinya, dan penjelasan saatnya dan waktu-waktu yang paling diharapkan untuk mencarinya

٢٠٥ – (١١٦٥) – وَحَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ يَحۡيَىٰ قَالَ: قَرَأۡتُ عَلَىٰ مَالِكٍ، عَنۡ نَافِعٍ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا؛ أَنَّ رِجَالًا مِنۡ أَصۡحَابِ النَّبِيِّ ﷺ أُرُوا لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ فِي الۡمَنَامِ فِي السَّبۡعِ الۡأَوَاخِرِ. فَقَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (أَرَىٰ رُؤۡيَاكُمۡ قَدۡ تَوَاطَأَتۡ فِي السَّبۡعِ الۡأَوَاخِرِ، فَمَنۡ كَانَ مُتَحَرِّيَهَا فَلۡيَتَحَرَّهَا فِي السَّبۡعِ الۡأَوَاخِرِ).
205. (1165). Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Aku membaca di hadapan Malik, dari Nafi’, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma; Bahwa beberapa sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bermimpi bahwa lailatulkadar berada di tujuh malam terakhir. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku pun bermimpi seperti mimpi kalian dan ternyata saling mencocoki di tujuh malam terakhir. Maka, siapa saja yang berusaha mencarinya, maka carilah di tujuh malam terakhir.”
٢٠٦ – (...) – وَحَدَّثَنَا يَحۡيَى بۡنُ يَحۡيَىٰ قَالَ: قَرَأۡتُ عَلَىٰ مَالِكٍ، عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ دِينَارٍ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (تَحَرَّوۡا لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ فِي السَّبۡعِ الۡأَوَاخِرِ).
206. Yahya bin Yahya telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: Aku membaca di hadapan Malik, dari ‘Abdullah bin Dinar, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Burulah lailatulkadar di tujuh malam terakhir.”
٢٠٧ – (...) – وَحَدَّثَنِي عَمۡرٌو النَّاقِدُ وَزُهَيۡرُ بۡنُ حَرۡبٍ. قَالَ زُهَيۡرٌ: حَدَّثَنَا سُفۡيَانُ بۡنُ عُيَيۡنَةَ، عَنِ الزُّهۡرِيِّ، عَنۡ سَالِمٍ، عَنۡ أَبِيهِ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: رَأَىٰ رَجُلٌ أَنَّ لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ لَيۡلَةُ سَبۡعٍ وَعِشۡرِينَ. فَقَالَ النَّبِيُّ ﷺ: (أَرَىٰ رُؤۡيَاكُمۡ فِي الۡعَشۡرِ الۡأَوَاخِرِ، فَاطۡلُبُوهَا فِي الۡوِتۡرِ مِنۡهَا).
207. ‘Amr An-Naqid dan Zuhair bin Harb telah menceritakan kepadaku. Zuhair berkata: Sufyan bin ‘Uyainah menceritakan kepada kami, dari Az-Zuhri, dari Salim, dari ayahnya radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata: Seseorang bermimpi bahwa lailatulkadar adalah malam dua puluh tujuh. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Aku melihat mimpi kalian di sepuluh malam terakhir. Carilah lailatulkadar di malam ganjilnya.”
٢٠٨ – (...) – وَحَدَّثَنِي حَرۡمَلَةُ بۡنُ يَحۡيَىٰ: أَخۡبَرَنَا ابۡنُ وَهۡبٍ: أَخۡبَرَنِي يُونُسُ، عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ: أَخۡبَرَنِي سَالِمُ بۡنُ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ عُمَرَ؛ أَنَّ أَبَاهُ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُ قَالَ: سَمِعۡتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُولُ لِلَيۡلَةِ الۡقَدۡرِ: (إِنَّ نَاسًا مِنۡكُمۡ قَدۡ أُرُوا أَنَّهَا فِي السَّبۡعِ الۡأُوَلِ، وَأُرِيَ نَاسٌ مِنۡكُمۡ أَنَّهَا فِي السَّبۡعِ الۡغَوَابِرِ، فَالۡتَمِسُوهَا فِي الۡعَشۡرِ الۡغَوَابِرِ).
208. Harmalah bin Yahya telah menceritakan kepadaku: Ibnu Wahb mengabarkan kepada kami: Yunus mengabarkan kepadaku, dari Ibnu Syihab: Salim bin ‘Abdullah bin ‘Umar mengabarkan kepadaku; Bahwa ayahnya radhiyallahu ‘anhu mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang lailatulkadar, “Sesungguhnya orang-orang di antara kalian telah bermimpi bahwa lailatulkadar di tujuh malam pertama. Sedangkan orang-orang lain di antara kalian bermimpi bahwa lailatulkadar berada di tujuh malam tersisa. Maka, carilah lailatulkadar di sepuluh malam terakhir.”
٢٠٩ – (...) – وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ جَعۡفَرٍ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ عُقۡبَةَ – وَهُوَ ابۡنُ حُرَيۡثٍ – قَالَ: سَمِعۡتُ ابۡنَ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا يَقُولُ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (الۡتَمِسُوهَا فِي الۡعَشۡرِ الۡأَوَاخِرِ – يَعۡنِي لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ -، فَإِنۡ ضَعُفَ أَحَدُكُمۡ أَوۡ عَجَزَ، فَلَا يُغۡلَبَنَّ عَلَى السَّبۡعِ الۡبَوَاقِي).
209. Muhammad ibnul Mutsanna telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Ja’far menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami, dari ‘Uqbah bin Huraits, beliau berkata: Aku mendengar Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Carilah lailatulkadar di sepuluh malam terakhir. Apabila salah seorang kalian lemah atau tidak mampu, maka jangan sampai terkalahkan di tujuh malam tersisa.”
٢١٠ – (...) – وَحَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ الۡمُثَنَّى: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ جَعۡفَرٍ: حَدَّثَنَا شُعۡبَةُ، عَنۡ جَبَلَةَ. قَالَ: سَمِعۡتُ ابۡنُ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا يُحَدِّثُ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ؛ أَنَّهُ قَالَ: (مَنۡ كَانَ مُلۡتَمِسَهَا فَلۡيَلۡتَمِسۡهَا فِي الۡعَشۡرِ الۡأَوَاخِرِ).
210. Muhammad ibnul Mutsanna telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Ja’far menceritakan kepada kami: Syu’bah menceritakan kepada kami, dari Jabalah. Beliau berkata: Aku mendengar Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma menceritakan, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam; Bahwa beliau bersabda, “Siapa saja yang ingin mencari lailatulkadar, maka carilah di sepuluh malam terakhir.”
٢١١ – (...) – وَحَدَّثَنَا أَبُو بَكۡرِ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ: حَدَّثَنَا عَلِيُّ بۡنُ مُسۡهِرٍ، عَنِ الشَّيۡبَانِيِّ، عَنۡ جَبَلَةَ وَمُحَارِبٍ، عَنِ ابۡنِ عُمَرَ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (تَحَيَّنُوا لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ فِي الۡعَشۡرِ الۡأَوَاخِرِ)، أَوۡ قَالَ: (فِي التِّسۡعِ الۡأَوَاخِرِ).
211. Abu Bakr bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami: ‘Ali bin Mushir menceritakan kepada kami, dari Asy-Syaibani, dari Jabalah dan Muharib, dari Ibnu ‘Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Carilah lailatulkadar di sepuluh malam terakhir.” Atau beliau bersabda, “Di sembilan malam terakhir.”