Cari Blog Ini

Sunan An-Nasa`i hadits nomor 2194, 2195, dan 2196

٢١٩٤ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا الرَّبِيعُ بۡنُ سُلَيۡمَانَ قَالَ: حَدَّثَنَا ابۡنُ وَهۡبٍ قَالَ: أَخۡبَرَنِي يُونُسُ عَنِ ابۡنِ شِهَابٍ قَالَ: أَخۡبَرَنِي أَبُو سَلَمَةَ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمَٰنِ أَنَّ أَبَا هُرَيۡرَةَ، قَالَ: سَمِعۡتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُولُ فِي رَمَضَانَ: (مَنۡ قَامَهُ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ). [(الترمذي)(٨٠٢)، ق].
2194. Ar-Rabi’ bin Sulaiman telah mengabarkan kepada kami, beliau berkata: Ibnu Wahb menceritakan kepada kami, beliau berkata: Yunus mengabarkan kepadaku dari Ibnu Syihab, beliau berkata: Abu Salamah bin ‘Abdurrahman mengabarkan kepadaku bahwa Abu Hurairah mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang bulan Ramadan, “Siapa saja yang salat malam di bulan itu karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
٢١٩٥ – (صحيح) أَخۡبَرَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ خَالِدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا بِشۡرُ بۡنُ شُعَيۡبٍ عَنۡ أَبِيهِ عَنِ الزُّهۡرِيِّ قَالَ: أَخۡبَرَنِي عُرۡوَةُ بۡنُ الزُّبَيۡرِ أَنَّ عَائِشَةَ أَخۡبَرَتۡهُ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ خَرَجَ مِنۡ جَوۡفِ اللَّيۡلِ، فَصَلَّى فِي الۡمَسۡجِدِ... وَسَاقَ الۡحَدِيثَ، وَقَالَ فِيهِ: وَكَانَ رَسُولُ اللهِ ﷺ يُرَغِّبُهُمۡ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ، مِنۡ غَيۡرِ أَنۡ يَأۡمُرَهُمۡ بِعَزِيمَةِ أَمۡرٍ فِيهِ، فَيَقُولُ: (مَنۡ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ). [م، مضى قريبًا].
2195. Muhammad bin Khalid telah mengabarkan kepadaku, beliau berkata: Bisyr bin Syu’aib menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Az-Zuhri, beliau berkata: ‘Urwah bin Az-Zubair mengabarkan kepadaku bahwa ‘Aisyah mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah keluar di larut malam, lalu beliau salat di masjid… Beliau mengisahkan hadis tersebut. Beliau berkata dalam hadis tersebut: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu biasa menganjurkan mereka untuk salat malam di bulan Ramadan, tanpa memerintahkan mereka dengan perkara yang wajib. Beliau bersabda, “Siapa saja yang salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
٢١٩٦ – (صحيح) أَخۡبَرَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ خَالِدٍ قَالَ: حَدَّثَنَا بِشۡرُ بۡنُ شُعَيۡبٍ عَنۡ أَبِيهِ عَنِ الزُّهۡرِيِّ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ بۡنُ عَبۡدِ الرَّحۡمَٰنِ أَنَّ أَبَا هُرَيۡرَةَ، قَالَ: سَمِعۡتُ رَسُولَ اللهِ ﷺ يَقُولُ لِرَمَضَانَ: (مَنۡ قَامَهُ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ). [ق، مضى قريبًا].
2196. Muhammad bin Khalid telah mengabarkan kepada kami, beliau berkata: Bisyr bin Syu’aib menceritakan kepada kami dari ayahnya, dari Az-Zuhri, beliau berkata: Abu Salamah bin ‘Abdurrahman menceritakan kepada kami bahwa Abu Hurairah mengatakan: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda tentang bulan Ramadan, “Siapa saja yang salat malam di bulan itu karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”