Sunan An-Nasa`i hadits nomor 2206 dan 2207

٤٠ - ذِكۡرُ اخۡتِلَافِ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ وَالنَّضۡرِ بۡنِ شَيۡبَانَ فِيهِ
40. Penyebutan perbedaan riwayat Yahya bin Abu Katsir dan An-Nadhr bin Syaiban dalam hadis ini

٢٢٠٦ – (صحيح) أَخۡبَرَنِي مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الۡأَعۡلَى وَمُحَمَّدُ بۡنُ هِشَامٍ وَأَبُو الۡأَشۡعَثِ وَاللَّفۡظُ لَهُ قَالُوا: حَدَّثَنَا خَالِدٌ قَالَ: حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنۡ أَبِي سَلَمَةَ بۡنِ عَبۡدِ الرَّحۡمَٰنِ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبُو هُرَيۡرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ قَالَ: (مَنۡ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ، وَمَنۡ قَامَ لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ). [ق].
2206. Muhammad bin ‘Abdul A’la, Muhammad bin Hisyam, dan Abu Al-Asy’ats –lafal hadis ini milik beliau- telah mengabarkan kepadaku, mereka berkata: Khalid menceritakan kepada kami, beliau berkata: Hisyam menceritakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah bin ‘Abdurrahman, beliau berkata: Abu Hurairah menceritakan kepadaku bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. Dan siapa saja yang salat malam ketika lailatulkadar karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”
٢٢٠٧ – (صحيح) أَخۡبَرَنِي مَحۡمُودُ بۡنُ خَالِدٍ عَنۡ مَرۡوَانَ أَنۡبَأَنَا مُعَاوِيَةُ بۡنُ سَلَّامٍ عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنۡ أَبِي سَلَمَةَ عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ ﷺ: (مَنۡ قَامَ شَهۡرَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ، وَمَنۡ قَامَ لَيۡلَةَ الۡقَدۡرِ إِيمَانًا وَاحۡتِسَابًا؛ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنۡ ذَنۡبِهِ). [ق].
2207. Muhammad bin Khalid telah mengabarkan kepadaku dari Marwan: Mu’awiyah bin Sallam memberitakan kepada kami dari Yahya bin Abu Katsir, dari Abu Salamah, dari Abu Hurairah, beliau mengatakan: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Siapa saja yang salat malam di bulan Ramadan karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni. Dan siapa saja yang salat malam saat lailatulkadar karena iman dan mengharap pahala, maka dosanya yang telah lalu akan diampuni.”