Sunan At-Tirmidzi hadits nomor 798

٧٥ - بَابُ مَا جَاءَ ﴿وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ﴾ 
75. Bab riwayat ayat yang artinya, “Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya” 


٧٩٨ – (صحيح) حَدَّثَنَا قُتَيۡبَةُ، قَالَ: حَدَّثَنَا بَكۡرُ بۡنُ مُضَرٍ، عَنۡ عَمۡرِو بۡنِ الۡحَارِثِ، عَنۡ بُكَيۡرِ بۡنِ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡأَشَجِّ، عَنۡ يَزِيدَ مَوۡلَى سَلَمَةَ بۡنِ الۡأَكۡوَعِ، عَنۡ سَلَمَةَ بۡنِ الۡأَكۡوَعِ، قَالَ: لَمَّا نَزَلَتۡ: ﴿وَعَلَى الَّذِينَ يُطِيقُونَهُ فِدۡيَةٌ طَعَامُ مِسۡكِينٍ﴾ [البقرة: ١٨٤] كَانَ مَنۡ أَرَادَ مِنَّا أَنۡ يُفۡطِرَ وَيَفۡتَدِيَ، حَتَّى نَزَلَتِ الۡآيَةُ الَّتِي بَعۡدَهَا فَنَسَخَتۡهَا. هَٰذَا حَدِيثٌ حَسَنٌ صَحِيحٌ غَرِيبٌ. وَيَزِيدُ هُوَ: ابۡنُ أَبِي عُبَيۡدٍ، مَوۡلَى سَلَمَةَ بۡنِ الۡأَكۡوَعِ. [(الإرواء)(٤/٢٢): ق]. 

798. [Sahih] Qutaibah telah menceritakan kepada kami. Beliau berkata: Bakr bin Mudhar menceritakan kepada kami dari ‘Amr bin Al-Harits, dari Bukair bin ‘Abdullah bin Al-Asyajj, dari Yazid maula Salamah bin Al-Akwa’, dari Salamah bin Al-Akwa’. Beliau mengatakan: Ketika turun ayat yang artinya, “Dan wajib bagi orang-orang yang berat menjalankannya (jika mereka tidak berpuasa) membayar fidiah, yaitu memberi makan seorang miskin.” (QS. Al-Baqarah: 184), waktu itu siapa saja di antara kami yang tidak berpuasa, maka dia membayar fidiah. Hingga turun ayat setelahnya yang menasakhkannya. 

Ini adalah hadis hasan sahih garib. Yazid adalah putra Abu ‘Ubaid, maula Salamah bin Al-Akwa’.