Sunan At-Tirmidzi hadits nomor 993

١٧ – بَابُ مَا جَاءَ فِي الۡغُسۡلِ مِنۡ غُسۡلِ الۡمَيِّتِ

17. Bab tentang mandi karena memandikan jenazah

٩٩٣ – (صحيح) حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بۡنُ عَبۡدِ الۡمَلِكِ بۡنِ أَبِي الشَّوَارِبِ، قَالَ: حَدَّثَنَا عَبۡدُ الۡعَزِيزِ بۡنِ الۡمُخۡتَارِ، عَنۡ سُهَيۡلِ بۡنِ أَبِي صَالِحٍ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (مِنۡ غُسۡلِهِ الۡغُسۡلُ، وَمِنۡ حَمۡلِهِ الۡوُضُوءُ). يَعۡنِي الۡمَيِّتَ. وَفِي الۡبَابِ عَنۡ عَلِيٍّ، وَعَائِشَةَ. حَدِيثُ أَبِي هُرَيۡرَةَ حَدِيثٌ حَسَنٌ، وَقَدۡ رُوِيَ عَنۡ أَبِي هُرَيۡرَةَ مَوۡقُوفًا. وَقَدۡ اخۡتَلَفَ أَهۡلُ الۡعِلۡمِ فِي الَّذِي يُغَسِّلُ الۡمَيِّتَ؛ فَقَالَ بَعۡضُ أَهۡلِ الۡعِلۡمِ مِنۡ أَصۡحَابِ النَّبِيِّ ﷺ وَغَيۡرِهِمۡ: إِذَا غَسَّلَ مَيِّتًا فَعَلَيۡهِ الۡغُسۡلُ. وَقَالَ بَعۡضُهُمۡ: عَلَيۡهِ الۡوُضُوءُ. وَقَالَ مَالِكُ بۡنُ أَنَسٍ: أَسۡتَحِبُّ الۡغُسۡلَ مِنۡ غُسۡلِ الۡمَيِّتِ، وَلَا أَرَى ذٰلِكَ وَاجِبًا. وَهٰكَذَا قَالَ الشَّافِعِيُّ. وَقَالَ أَحۡمَدُ: مَنۡ غَسَّلَ مَيِّتًا أَرۡجُو أَنۡ لَا يَجِبُ عَلَيۡهِ الۡغُسۡلُ، وَأَمَّا الۡوُضُوءُ فَأَقَلُّ مَا قِيلَ فِيهِ. وَقَالَ إِسۡحَاقُ: لَا بُدَّ مِنَ الۡوُضُوءِ. وَقَدۡ رُوِيَ عَنۡ عَبۡدِ اللهِ بۡنِ الۡمُبَارَكِ أَنَّهُ قَالَ: لَا يَغۡتَسِلُ وَلَا يَتَوَضَّأُ مَنۡ غَسَّلَ الۡمَيِّتَ. [(ابن ماجه) (١٤٦٣)].
993. Muhammad bin 'Abdul Malik bin Abusy Syawarib telah menceritakan kepada kami, beliau berkata: 'Abdul 'Aziz bin Al-Mukhtar, dari Suhail bin Abu Shalih, dari ayahnya, dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda, “Mandi karena memandikannya dan wudhu` karena memikulnya.” Yakni mayit. Di bab ini ada hadits dari 'Ali dan 'Aisyah. Hadits Abu Hurairah ini hadits hasan, dan diriwayatkan pula dari Abu Hurairah secara mauquf. Para ulama berselisih dalam hal memandikan mayit. Sebagian ulama dari kalangan shahabat Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam dan selain mereka berkata: Jika memandikan mayit, wajib baginya untuk mandi. Sebagian mereka berkata: Wajib baginya untuk berwudhu`. Malik bin Anas berkata: Aku menyukai mandi setelah memandikan mayit namun aku tidak menganggapnya wajib. Demikian pula yang Asy-Syafi'i ucapkan. Ahmad berkata: Barang siapa memandikan mayit aku harap tidak wajib mandi baginya, adapun wudhu` maka ini adalah pendapat minimal dalam masalah ini. Ishaq berkata: Mesti berwudhu`. Diriwayatkan dari 'Abdullah bin Al-Mubarak bahwa beliau berkata: Tidak mandi dan tidak pula berwudhu` bagi yang memandikan mayit.