Shahih Muslim hadits nomor 1087

٥ - بَابُ بَيَانِ أَنَّ لِكُلِّ بَلَدٍ رُؤۡيَتُهُمۡ، وَأَنَّهُمۡ إِذَا رَأَوُا الۡهِلَالَ بِبَلَدٍ لَا يَثۡبُتُ حُكۡمُهُ لِمَا بَعُدَ عَنۡهُمۡ
5. Bab penjelasan bahwa setiap negeri memiliki rukyat sendiri dan bahwa apabila mereka telah melihat hilal, maka hukumnya tidak berlaku bagi negeri yang jauh dari mereka

٢٨ - (١٠٨٧) - حَدَّثَنَا يَحۡيَىٰ بۡنُ يَحۡيَىٰ وَيَحۡيَىٰ بۡنُ أَيُّوبَ وَقُتَيۡبَةُ وَابۡنُ حُجۡرٍ - قَالَ يَحۡيَىٰ بۡنُ يَحۡيَىٰ: أَخۡبَرَنَا وَقَالَ الۡآخَرُونَ: حَدَّثَنَا إِسۡمَاعِيلُ، وَهُوَ ابۡنُ جَعۡفَرٍ - عَنۡ مُحَمَّدٍ - وَهُوَ ابۡنُ أَبِي حَرۡمَلَةَ - عَنۡ كُرَيۡبٍ؛ أَنَّ أُمَّ الۡفَضۡلِ بِنۡتَ الۡحَارِثِ بَعَثَتۡهُ إِلَىٰ مُعَاوِيَةَ بِالشَّامِ. قَالَ: فَقَدِمۡتُ الشَّامَ فَقَضَيۡتُ حَاجَتَهَا، وَاسۡتُهِلَّ عَلَيَّ رَمَضَانُ وَأَنَا بِالشَّامِ، فَرَأَيۡتُ الۡهِلَالَ لَيۡلَةَ الۡجُمُعَةِ، ثُمَّ قَدِمۡتُ الۡمَدِينَةَ فِي آخِرِ الشَّهۡرِ، فَسَأَلَنِي عَبۡدُ اللهِ بۡنُ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللهُ عَنۡهُمَا، ثُمَّ ذَكَرَ الۡهِلَالَ فَقَالَ: مَتَىٰ رَأَيۡتُمُ الۡهِلَالَ؟ فَقُلۡتُ: رَأَيۡنَاهُ لَيۡلَةَ الۡجُمُعَةِ. فَقَالَ: أَنۡتَ رَأَيۡتَهُ؟ فَقُلۡتُ: نَعَمۡ، وَرَآهُ النَّاسُ. وَصَامُوا وَصَامَ مُعَاوِيَةُ. فَقَالَ: لَكِنَّا رَأَيۡنَاهُ لَيۡلَةَ السَّبۡتِ، فَلَا يَزَالُ نَصُومُ حَتَّىٰ نُكۡمِلَ ثَلَاثِينَ أَوۡ نَرَاهُ. فَقُلۡتُ: أَوَلَا تَكۡتَفِي بِرُؤۡيَةِ مُعَاوِيَةَ وَصِيَامِهِ؟ فَقَالَ: لَا، هَكَذَا أَمَرَنَا رَسُولُ اللهِ ﷺ.
وَشَكَّ يَحۡيَىٰ بۡنُ يَحۡيَىٰ فِي: نَكۡتَفِي، أَوۡ تَكۡتَفِي.
28. (1087). Yahya bin Yahya, Yahya bin Ayyub, Qutaibah, dan Ibnu Hujr telah menceritakan kepada kami. Yahya bin Yahya mengatakan: Telah mengabarkan kepada kami. Yang lain mengatakan: Isma'il bin Ja'far menceritakan kepada kami, dari Muhammad bin Abu Harmalah, dari Kuraib; Bahwa Ummul Fadhl bintul Harits mengutusnya kepada Mu'awiyah yang berada di Syam. Kuraib mengatakan: Aku tiba di Syam, lalu aku pun menunaikan keperluannya. Hilal bulan Ramadan tampak ketika aku berada di Syam. Aku melihat hilal itu pada malam Jumat. Kemudian, aku tiba di Madinah di akhir bulan. 'Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma bertanya kepadaku, kemudian beliau menyebutkan tentang hilal dan bertanya: Kapan kalian melihat hilal? Aku menjawab: Kami melihatnya pada malam Jumat. Ibnu 'Abbas bertanya memastikan: Apakah engkau benar-benar melihatnya? Aku mengatakan: Ya, bahkan orang-orang pun melihatnya dan mereka berpuasa, begitu pula Mu'awiyah. Ibnu 'Abbas berkata: Akan tetapi kami baru melihatnya pada malam Sabtu. Jadi kami akan tetap berpuasa sampai menyempurnakan 30 hari atau sampai kami melihat hilal. Aku mengatakan: Tidakkah engkau mencukupkan dengan rukyat Mu'awiyah dan puasa beliau? Ibnu 'Abbas mengatakan: Tidak, demikianlah Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan kami.
Yahya bin Yahya ragu pada kata: naktafi (kami mencukupkan) atau taktafi (engkau mencukupkan).