Sunan Abu Dawud hadits nomor 2369, 2370, dan 2371

٢٣٦٩ – (صحيح) حَدَّثَنَا مُوسَى بۡنُ إِسۡمَاعِيلَ، نا وُهَيۡبٌ، نا أَيُّوبُ، عَنۡ أَبِي قِلَابَةَ، عَنۡ أَبِي الۡأَشۡعَثِ، عَنۡ شَدَّادِ بۡنِ أَوۡسٍ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ ﷺ أَتَى عَلَى رَجُلٍ بِالۡبَقِيعِ، وَهُوَ يَحۡتَجِمُ، وَهُوَ آخِذٌ بِيَدِي، لِثَمَانِ عَشۡرَةَ خَلَتۡ مِنۡ رَمَضَانَ، فَقَالَ: (أَفۡطَرَ الۡحَاجِمُ وَالۡمَحۡجُومُ). قَالَ أَبُو دَاوُدَ: وَرَوَى خَالِدٌ الۡحَذَّاءُ عَنۡ أَبِي قِلَابَةَ بِإِسۡنَادِ أَيُّوبَ مِثۡلَهُ. 
2369. Musa bin Isma’il telah menceritakan kepada kami: Wuhaib menceritakan kepada kami: Ayyub menceritakan kepada kami dari Abu Qilabah, dari Abu Al-Asy’ats, dari Syaddad bin Aus, bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam datang kepada seseorang di Baqi’ yang sedang dibekam saat delapan belas hari bulan Ramadan telah berlalu dalam keadaan Rasulullah memegang tanganku, lalu beliau bersabda, “Orang yang membekam dan dibekam telah berbuka puasa.” Abu Dawud berkata: Khalid Al-Hadzdza` meriwayatkan dari Abu Qilabah melalui sanad Ayyub semisal dengannya. 
٢٣٧٠ – (صحيح) حَدَّثَنَا أَحۡمَدُ بۡنُ حَنۡبَلٍ، نا مُحَمَّدُ بۡنُ بَكۡرٍ وَعَبۡدُ الرَّزَّاقِ، ح، وَنا عُثۡمَانُ بۡنُ أَبِي شَيۡبَةَ، نا إِسۡمَاعِيلُ - يَعۡنِي ابۡنَ إِبۡرَاهِيمَ - عَنِ ابۡنِ جُرَيۡجٍ، أَخۡبَرَنِي مَكۡحُولٌ، أَنَّ شَيۡخًا مِنَ الۡحَيِّ - قَالَ عُثۡمَانُ فِي حَدِيثِهِ: مُصَدَّقٌ – أَخۡبَرَهُ أَنَّ ثَوۡبَانَ مَوۡلَى النَّبِيِّ ﷺ أَخۡبَرَهُ، أَنَّ نَبِيَّ اللهِ ﷺ قَالَ: (أَفۡطَرَ الۡحَاجِمُ وَالۡمَحۡجُومُ). 
2370. Ahmad bin Hanbal telah menceritakan kepada kami: Muhammad bin Bakr dan ‘Abdurrazzaq menceritakan kepada kami. (Dalam riwayat lain) ‘Utsman bin Abu Syaibah telah menceritakan kepada kami: Isma’il bin Ibrahim menceritakan kepada kami dari Ibnu Juraij: Makhul mengabarkan kepadaku bahwa ada seorang yang tua dari sebuah kampung—‘Utsman berkata di dalam hadisnya: Bahwa orang itu dapat dipercaya—mengabarkan kepadanya bahwa Tsauban maula Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepadanya, bahwa Nabi Allah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Orang yang membekam dan dibekam telah berbuka puasa.” 
٢٣٧١ – (صحيح) حَدَّثَنَا مَحۡمُودُ بۡنُ خَالِدٍ، نا مَرۡوَانُ، نا الۡهَيۡثَمُ بۡنُ حُمَيۡدٍ، نا الۡعَلَاءُ بۡنُ الۡحَارِثِ، عَنۡ مَكۡحُولٍ، عَنۡ أَبِي أَسۡمَاءَ الرَّحَبِيِّ، عَنۡ ثَوۡبَانَ، عَنِ النَّبِيِّ ﷺ قَالَ: (أَفۡطَرَ الۡحَاجِمُ وَالۡمَحۡجُومُ). قَالَ أَبُو دَاوُدَ: [وَ]رَوَاهُ ابۡنُ ثَوۡبَانَ، عَنۡ أَبِيهِ، عَنۡ مَكۡحُولٍ، مِثۡلَهُ بِإِسۡنَادِهِ. 
2371. Mahmud bin Khalid telah menceritakan kepada kami: Marwan menceritakan kepada kami: Al-Haitsam bin Humaid menceritakan kepada kami: Al-‘Ala` bin Al-Harits menceritakan kepada kami dari Makhul, dari Abu Asma` Ar-Rahabi, dari Tsauban, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau bersabda, “Orang yang membekam dan dibekam telah berbuka puasa.” Abu Dawud berkata: Ibnu Tsauban meriwayatkannya dari ayahnya, dari Makhul, semisal hadis tersebut dengan sanadnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar