١٦ - بَابُ كِتَابَةِ الۡقَطَائِعِ
16. Bab Pencatatan Pemberian Alokasi Tanah
٢٣٧٧ - وَقَالَ اللَّيۡثُ، عَنۡ يَحۡيَى بۡنِ سَعِيدٍ، عَنۡ أَنَسٍ رَضِيَ
اللهُ عَنۡهُ: دَعَا النَّبِيُّ ﷺ الۡأَنۡصَارَ لِيُقۡطِعَ لَهُمۡ
بِالۡبَحۡرَيۡنِ، فَقَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ، إِنۡ فَعَلۡتَ، فَاكۡتُبۡ
لِإِخۡوَانِنَا مِنۡ قُرَيۡشٍ بِمِثۡلِهَا، فَلَمۡ يَكُنۡ ذٰلِكَ عِنۡدَ
النَّبِيِّ ﷺ، فَقَالَ: (إِنَّكُمۡ سَتَرَوۡنَ بَعۡدِي أَثَرَةً، فَاصۡبِرُوا
حَتَّى تَلۡقَوۡنِي). [طرفه في: ٢٣٧٦].
2377. Dan Al-Laits berkata, dari Yahya bin Sa’id, dari Anas—radhiyallahu
‘anhu—:
Nabi Muhammad—shallallahu ‘alaihi wa sallam—memanggil kaum Ansar untuk
memberikan alokasi tanah dari wilayah Bahrain kepada mereka, lalu mereka
berkata, “Wahai Rasulullah, jika engkau melakukannya, maka catatlah pula
pemberian yang semisal dengannya untuk saudara-saudara kami dari kaum
Quraisy.”
Namun tanah yang semisal itu tidak ada pada Nabi—shallallahu ‘alaihi wa
sallam—, maka beliau bersabda, “Sesungguhnya kalian akan melihat sifat egois
sepeninggalku, maka bersabarlah sampai kalian menjumpai diriku.”